JOMBANG, TELUSUR.ID – Sumrambah, didapuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jombang masa bakti 2025-2030. Langkah strategis telah disiapkan dalam menargetkan kejayaan partai di Kota Santri.
Untuk mengawali langkah politiknya, sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan ia mengumpulkan seluruh kader kepengurusannya yang baru, dikantor DPC jalan Brigjen Katamso beberapa waktu lalu. Termasuk pengurus 21 PAC dan kader senior partai.
Sumrambah mengatakan bahwa konsolidasi menjadi momentum awal banteng-banteng perjuangan membentuk kekuatan dan semangat. Tujuannya tidak lain untuk memperkuat dan mengembalikan kejayaan partai.
Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 berharap kepengurusan ke depan mampu membawa kebaikan dan mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Jombang.
Untuk itu, pihaknya telah meracik strategi dalam meraih kejayaan partainya. Yaitu restrukturisasi organisasi dengan melakukan pembenahan pengurus dari tingkat PAC hingga tingkat desa atau Ranting.

Kedua, gerakan ke bawah atau akar rumput. Yakni dengan meminta kader untuk proaktif turun ke desa-desa guna menyerap aspirasi dan mencari solusi atas masalah warga.
“Dengan begitu kami optimis target perolehan kursi kami berada di angka 13-15 kursi di DPRD Jombang pada pileg mendatang,” kata Sumrambah, Rabu (7/1/2026).
Selain itu, Sumrambah menegaskan pihaknya akan mengikuti instruksi DPP untuk menjadi mitra kritis pemerintah. Menurutnya, PDI Perjuangan akan mendukung program Pemkab Jombang yang pro-rakyat, namun tetap memberikan kritik solutif jika kebijakan tidak berpihak pada masyarakat.
Sementara, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang Muhammad Masrur menegaskan pihaknya meyakini mampu memenuhi target Pemilu mendatang.
Alumni Universitas Darul Ulum (Undar) itu pun sangat optimistis PDI-P Jombang mampu meraup 15 kursi legislatif di Kota Santri.
“Masih ada waktu untuk evaluasi dan menambah kursi. Kita siapkan kader terbaik, kita menangkan kursi Pileg, setelah itu Pilkada,” pungkasnya.



