JOMBANG,TelusuR.ID – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jombang menyatakan siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mengawal agenda pembangunan daerah.
Komitmen itu disampaikan saat jajaran pengurus KNPI Jombang melakukan audiensi dengan Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (7/7).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis kepemudaan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, hingga keterlibatan generasi muda dalam mendukung program pembangunan daerah.
Ketua DPD KNPI Jombang Rohmadi mengatakan organisasi yang dipimpinnya tidak ingin pemuda hanya menjadi objek pembangunan. Menurutnya, generasi muda harus ditempatkan sebagai pelaku sekaligus penggerak perubahan.
“KNPI ingin hadir sebagai ruang pengembangan kapasitas pemuda sekaligus motor penggerak perubahan. Pemuda harus diberi kesempatan lebih luas untuk berkontribusi dalam sektor ekonomi, pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat,” kata Rohmadi.
Ia menegaskan KNPI akan mengambil posisi sebagai agent of change dan agent of control terhadap jalannya pembangunan di Kabupaten Jombang.
Karena itu, organisasi kepemudaan tersebut siap mendukung program pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat, sekaligus menyampaikan kritik apabila ditemukan kebijakan yang perlu diperbaiki.
“Kami siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah daerah. Kritik yang kami sampaikan adalah kritik yang konstruktif dan disertai solusi demi kepentingan masyarakat serta generasi muda,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, KNPI juga menyampaikan sejumlah gagasan terkait penguatan ekosistem kewirausahaan pemuda, peningkatan kualitas SDM, serta pembentukan ruang-ruang kreatif yang dapat menjadi wadah inovasi dan pengembangan bakat anak muda.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyambut positif komitmen KNPI untuk terlibat dalam pembangunan daerah.
Menurut Warsubi, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan partisipasi aktif generasi muda, terutama dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah.
“Pemuda merupakan aset penting bagi masa depan Jombang. Pemerintah daerah mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan pemberdayaan generasi muda,” katanya.
Warsubi mengungkapkan salah satu fokus pembangunan daerah saat ini adalah mendorong lahirnya wirausaha baru hingga tingkat desa dan dusun. Program tersebut menjadi bagian dari visi pembangunan daerah yang menargetkan lahirnya satu dusun satu wirausaha.
Menurut dia, keterlibatan pemuda menjadi faktor penting untuk menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat akar rumput.
“Kami ingin setiap dusun memiliki pelaku usaha yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Peran pemuda sangat dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ujarnya.
Ia berharap KNPI mampu menjadi jembatan aspirasi generasi muda sekaligus mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat Jombang.



