Abah Bupati Warsubi Siap Sukseskan Muktamar NU, Jombang Buka Pintu untuk Nahdliyin Se-Indonesia

0
53 views
Bagikan :

JOMBANG,TelusuR.ID – Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) disambut penuh syukur oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Bupati Jombang Warsubi menilai kepercayaan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum bersejarah yang menegaskan kembali posisi Jombang sebagai salah satu pusat peradaban Islam dan pesantren di Indonesia.

Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi mengatakan, penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi NU di Kota Santri merupakan kehormatan besar bagi seluruh masyarakat Jombang. Menurutnya, kepercayaan itu sekaligus menjadi pengakuan atas jejak panjang Jombang dalam perjalanan sejarah Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia.

“Ini adalah kebanggaan sekaligus kehormatan bagi Kabupaten Jombang. Kami menyambut penetapan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi Muktamar NU ke-35 dengan penuh rasa syukur dan kegembiraan,” ujar Warsubi saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).

Bagi Abah Warsubi, Jombang memiliki ikatan sejarah yang tidak dapat dipisahkan dari kelahiran dan perkembangan NU. Dari tanah inilah lahir para ulama besar yang meletakkan fondasi organisasi, di antaranya KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.

Karena itu, pelaksanaan Muktamar NU di Jombang dinilai memiliki makna yang jauh melampaui penyelenggaraan sebuah forum organisasi. Muktamar menjadi ruang untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para muassis NU dalam membangun peradaban Islam yang moderat, menjaga persatuan bangsa, serta menguatkan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jombang adalah rumah besar para ulama dan pesantren. Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari sejarah besar Nahdlatul Ulama,” katanya.

Sebagai kepala daerah, Abah Warsubi memastikan Pemerintah Kabupaten Jombang siap memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan muktamar berjalan sukses. Kesiapan infrastruktur, pelayanan publik, transportasi, keamanan hingga kenyamanan para tamu akan menjadi perhatian bersama melalui sinergi lintas instansi.

Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah akan bekerja sama dengan panitia penyelenggara, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat untuk menyambut ribuan kiai, ulama, pengurus NU, dan warga nahdliyin yang diperkirakan hadir dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh tamu Muktamar NU. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemaslahatan umat, sekaligus memperkuat peran NU dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Warsubi.

Penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi Muktamar NU ke-35 juga menjadi penegasan bahwa Jombang tetap memiliki posisi strategis dalam perkembangan Islam Nusantara. Selain dikenal sebagai Kota Santri dengan jaringan pesantren yang kuat, daerah ini telah lama menjadi ruang tumbuhnya pemikiran keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan yang memberi pengaruh besar bagi Indonesia.

Bagi Pemerintah Kabupaten Jombang, penyelenggaraan Muktamar NU bukan hanya menjadi kehormatan, tetapi juga kesempatan untuk memperlihatkan wajah Jombang sebagai daerah yang religius, terbuka, serta siap menjadi tuan rumah bagi perhelatan nasional yang membawa pesan persaudaraan, kebangsaan, dan kemaslahatan bersama.

Tinggalkan Balasan