JOMBANG, TELUSUR.ID – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Jombang berlangsung semarak di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (19/5/2026). Perhelatan khidmat ini digelar beriringan dengan Gelar Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Lomba Cipta Menu (LCM) bertema “Oleh-Oleh Khas Jombang”.
Kegiatan yang bertujuan menguatkan ketahanan keluarga ini dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, H. Warsubi, SH., M.Si., bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jombang, Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi. Hadir pula Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekdakab Agus Purnomo, jajaran kepala perangkat daerah, hingga organisasi wanita Forkopimda setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian tanpa lelah para kader dalam membangun masyarakat. Ia menegaskan bahwa PKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah yang mampu menjangkau dan menyentuh lapisan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Warsubi mengingatkan bahwa banyak persoalan pembangunan daerah sesungguhnya berawal dan bermuara dari lingkungan domestik. Oleh karena itu, pendekatan keluarga menjadi salah satu langkah yang paling efektif untuk mengurai berbagai tantangan sosial yang dihadapi daerah saat ini.
“Keluarga yang kuat akan menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang kuat pula. Peran perempuan, terutama para ibu, memiliki arti yang sangat besar dalam kehidupan keluarga karena ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya,” tutur Bupati Warsubi menekankan esensi peran perempuan.
Menutup arahannya, Bupati Warsubi mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk terus adaptif di era digital. Ia mengakhiri sambutan dengan sebuah pantun jenaka yang membakar semangat para kader untuk terus bergerak mengawal 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan keluarga di Jombang.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat yang mengusung tema besar pemantapan program. Tema tahun ini berfokus pada penguatan 10 Program Pokok PKK dan penyelarasan Asta Cita menuju visi Indonesia Emas 2045.
Yuliati memaparkan betapa besarnya kekuatan organisasi ini yang ditopang oleh jutaan kader di seluruh pelosok nusantara. Ia mengingatkan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah serta peningkatan kapasitas kader guna menyukseskan program-program strategis Presiden RI Prabowo Subianto.
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pagi yang diawali dengan penilaian Lomba Cipta Menu (LCM) oleh perwakilan 21 kecamatan. Kompetisi kuliner lokal ini dinilai langsung oleh tim juri profesional, yakni Chef Farikh dari Lamongan, praktisi dari SMKN 2 Jombang, serta seorang content creator kuliner.
Suasana pendopo semakin semarak dengan adanya aksi demo masak oleh Chef Farikh yang menyajikan menu sehat berbasis olahan ikan dan pangan lokal. Selain itu, para tamu undangan disuguhi penampilan memukau Tari “Sorote Lintang” dari Sanggar Jawa Dwipa Desa Kali Kejambon, Kecamatan Tembelang.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah kegembiraan hari jadi, acara ini juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Santunan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Jombang bersama Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi di atas panggung utama.

Pada momen puncak, Pemkab Jombang menyerahkan penghargaan kepada para kader berprestasi di berbagai bidang Pokja. Penghargaan Ketua TP PKK Desa Berprestasi diraih oleh Ny. Yustina Rahayu Efendi dari Desa Bawangan, Ploso, disusul penghargaan kader penggerak anti-narkoba, taman bacaan, bank sampah, hingga posyandu.
Panitia juga mengumumkan para pemenang LCM “Oleh-Oleh Khas Jombang” dari empat kategori menu. Kecamatan Gudo sukses menyabet Juara 1 Kategori Makanan Pokok, sementara Kategori Kudapan dimenangkan Kecamatan Jombang, Kategori Snack oleh Kecamatan Kesamben, dan Kategori Minuman diraih Kecamatan Sumobito.
Rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 ini ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama oleh jajaran pengurus TP PKK dan kepala daerah. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas kokohnya pengabdian gerakan PKK dalam menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Jombang.



