Komrad Pancasila Apresiasi Polda Metro Jaya: Pengamanan May Day 2026 Dinilai Humanis, Tegas, dan Berkeadaban.

0
7 views
Bagikan :

Jakarta,TelusuR.ID — Komrad Pancasila menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri atas keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian dinilai berhasil menghadirkan keseimbangan penting antara perlindungan terhadap hak konstitusional buruh untuk menyampaikan aspirasi dan kewajiban negara menjaga ketertiban umum. Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama unsur TNI, Pemda, Pamdal, dan elemen terkait menyiapkan 24.980 personel gabungan untuk memastikan rangkaian May Day 2026 berjalan aman, tertib, lancar, humanis, dan kondusif.

Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, menilai langkah Polda Metro Jaya yang mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas terhadap pihak-pihak yang diduga hendak menciptakan kerusuhan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ruang demokrasi.

“Kami mengapresiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan seluruh jajaran Polda Metro Jaya yang telah menunjukkan kepemimpinan pengamanan yang humanis, terukur, tetapi tetap tegas. Hari Buruh adalah momentum penghormatan terhadap perjuangan pekerja, bukan ruang bagi provokasi, anarkisme, atau tindakan yang merusak marwah demokrasi,” ujar Antony Komrad pada telusur.id melalui press rilisnya(02/05/26).

Menurut Antony, penangkapan terhadap 101 orang yang diduga berpotensi membuat kerusuhan, sebagaimana diberitakan media, patut dipahami sebagai upaya preventif aparat untuk melindungi masyarakat, peserta aksi damai, dan fasilitas publik dari ancaman tindakan destruktif.

“Demokrasi harus memberi ruang seluas-luasnya bagi aspirasi buruh. Namun demokrasi juga menuntut tanggung jawab. Ketika ada kelompok yang diduga hendak menunggangi perayaan Hari Buruh untuk menciptakan kekacauan, maka aparat wajib bertindak. Itu bukan pembatasan aspirasi, melainkan perlindungan terhadap aspirasi yang sah,” tegas Antony.

Komrad Pancasila menilai, kepemimpinan Irjen Pol Asep Edi Suheri dalam pengamanan May Day 2026 menunjukkan paradigma kepolisian modern: dekat dengan masyarakat, menghormati kebebasan sipil, namun tidak ragu mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang berpotensi mengganggu keamanan publik. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri sebelumnya juga tercatat mendorong dialog ketenagakerjaan sebagai wadah mendengar langsung persoalan buruh menjelang May Day 2026.

Tinggalkan Balasan