Jakarta, TelusuR.ID — Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen strategis nasional, termasuk organisasi kemahasiswaan, dalam upaya mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut tercermin dalam audiensi antara Wakil Kepala BP Taskin, Ir. Iwan Sumule, dengan jajaran pengurus Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi Eksekutif Nasional (LMND EN) yang dipimpin Ketua Umum Yoga Aldo Novensi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Inggrid Nola selaku Ketua Bidang Departemen Perempuan, Redo Balau sebagai Ketua Bidang Dalam Negeri, Wempi selaku Ketua Bidang Hukum dan HAM, serta Armed Ngabalin sebagai Ketua Bidang Luar Negeri.

Dalam suasana diskusi yang konstruktif, kedua pihak membahas pentingnya peran organisasi mahasiswa sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal cita-cita pendiri bangsa, khususnya dalam menciptakan kesejahteraan rakyat melalui keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan nasional.
Wakil Kepala BP Taskin Ir. Iwan Sumule menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan sosial yang mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan progresif di tengah masyarakat.
“Generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki energi dan idealisme yang dibutuhkan bangsa untuk memperkuat gerakan pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Audiensi tersebut juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan melalui edukasi sosial, penguatan kapasitas masyarakat, hingga pembangunan kesadaran kolektif mengenai pentingnya pembangunan yang merata.
Ketua Umum LMND EN Yoga Aldo Novensi menyampaikan kesiapan organisasinya untuk turut berkontribusi dalam mendukung program-program strategis pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan nasional berjalan lebih inklusif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama antara BP Taskin dan kalangan mahasiswa dalam membangun ekosistem pembangunan yang partisipatif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.



