JOMBANG, TELUSUR.ID – Kepolisian Resor (Polres) Jombang melalui jajaran polsek sekor terus memperkuat peran aktifnya di sektor penguatan ekonomi agraria. Langkah ini diwujudkan dengan menerjunkan personel Bhabinkamtibmas untuk mengawal langsung produktivitas lahan pertanian di tingkat akar rumput.
Aksi nyata tersebut dilakukan dalam rangka mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah untuk mengawal dan menyukseskan target pencapaian Swasembada Pangan Nasional pada tahun 2026 ini.
Sebagai bentuk implementasi di lapangan, Bhabinkamtibmas Desa Plemahan melaksanakan pengecekan intensif pada tanaman jagung milik warga, Jumat (22/5/2026) pagi. Peninjauan ini menyasar area lahan pertanian subur yang terletak di kawasan Dusun Babut, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Kegiatan monitoring dan pengecekan berkala tersebut dilaksanakan secara langsung oleh personel Bhabinkamtibmas Desa Plemahan, Aipda Firman Adi. Objek peninjauan lapangan kali ini berlokasi di lahan tanaman jagung milik seorang petani setempat bernama Sugiono.
Lahan pertanian yang menjadi fokus pengawalan berkala oleh personel kepolisian ini tercatat memiliki luas kurang lebih 2.500 meter persegi. Di lokasi tersebut, petugas memantau langsung kondisi fisik tanaman untuk memastikan proses pemeliharaan berjalan tanpa kendala.
Aipda Firman Adi menjelaskan bahwa proses pengecekan berkala ini dilakukan guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung milik warga dapat berjalan secara optimal. Langkah preventif ini penting untuk memitigasi risiko gagal panen akibat serangan hama maupun faktor cuaca.
Melalui peninjauan langsung, petugas kepolisian bersama para petani dapat mengidentifikasi potensi permasalahan atau gangguan pertumbuhan tanaman sejak dini. Dengan demikian, langkah penanganan yang cepat dan tepat dapat segera diambil demi memaksimalkan hasil panen nantinya.
Secara terpisah, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan melalui Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo memberikan konfirmasi dan apresiasinya atas pergerakan personel di lapangan. Ia membenarkan bahwa pengawalan sektor agraria kini menjadi salah satu atensi utama korps bhayangkara.
AKP Bagus Tejo Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan tanaman pangan tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen dukungan Polri terhadap akselerasi program pemerintah. Sinergi antara polisi dan petani diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi pedesaan.
“Polsek Sumobito berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif. Hal ini penting guna meningkatkan hasil pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional tahun 2026,” ujar Kapolsek Sumobito secara lugas dikutip Telusur.id.
Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa keterlibatan aktif personel Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian masyarakat bukan sekadar fungsi pengawasan. Agenda ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir secara fisik di tengah masyarakat guna memberikan manfaat instan.
Dalam kegiatan di Dusun Babut tersebut, petugas kepolisian tidak hanya sekadar melakukan pengecekan teknis pada daun dan buah jagung. Personel di lapangan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog secara humanis dengan para pengelola lahan.
Petugas memberikan suntikan semangat serta motivasi kepada para petani agar terus melakukan proses perawatan tanaman secara maksimal. Pendampingan psikologis ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi para petani dalam mengelola ketahanan pangan daerah.
Melalui kerja keras dan sinergi yang konsisten ini, hasil panen jagung yang diperoleh nantinya diharapkan dapat melimpah. Hasil yang maksimal diproyeksikan mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi petani serta memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.



