Surakarta,TelusuR.ID — Suasana kebersamaan terlihat di bantaran sungai wilayah RT 01/RW 09 Serengan, Kota Surakarta, Sabtu (16/05/2026). Warga bersama Babinsa Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Djoko Riyadi, menggelar panen raya pisang dan singkong sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum panen hasil kebun warga, tetapi juga memperlihatkan kolaborasi antara aparat teritorial dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif di kawasan permukiman. Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, inisiatif sederhana seperti ini dinilai memiliki dampak sosial yang nyata bagi warga.
Serda Djoko Riyadi mengatakan, kegiatan panen raya merupakan bagian dari komunikasi sosial (Komsos) rutin Babinsa dalam memantau kondisi wilayah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat binaan. Menurutnya, pendekatan humanis melalui kegiatan langsung di tengah warga menjadi salah satu cara efektif membangun kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa lebih dekat dengan warga sekaligus memberikan motivasi agar masyarakat terus mengembangkan budidaya tanaman produktif,” ujar Djoko.

Kebun pisang dan singkong yang dipanen merupakan lahan milik warga yang dikelola oleh Eko bersama masyarakat sekitar. Lahan bantaran sungai yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini mulai berkembang menjadi area produktif yang mampu memberikan nilai ekonomi tambahan bagi keluarga.
Djoko menilai tanaman pisang dan singkong memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai peluang usaha rumahan karena relatif mudah dibudidayakan dan memiliki pasar yang luas. Selain mendukung kebutuhan pangan keluarga, hasil panen juga dapat membantu meningkatkan pendapatan warga.
“Kami berharap hasil perkebunan warga bisa terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah,” katanya.
Sementara itu, Eko mengaku senang atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan panen raya tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak hanya memberi rasa kedekatan, tetapi juga menambah semangat warga untuk terus mengembangkan pertanian skala lingkungan.
“Kami berterima kasih kepada Pak Babinsa yang ikut terjun langsung saat panen dan memberikan motivasi kepada warga agar budidaya singkong dan pisang ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan,” ujar Eko.
Di tengah perkembangan kota yang semakin padat, pemanfaatan lahan sederhana untuk pertanian produktif dinilai menjadi langkah positif dalam membangun kemandirian pangan berbasis komunitas. Dari kebun kecil di bantaran sungai Serengan, semangat gotong royong dan optimisme warga tumbuh bersama hasil panen yang mereka petik sendiri.



