Sidoarjo Terbaik Nasional, Squad Nusantara: Efisiensi Jadi Senjata, Bukan Hambatan

0
6 views
Bagikan :

SIDOARJO, TelusuR.ID – Saat banyak daerah masih berjibaku dengan keterbatasan anggaran, Kabupaten Sidoarjo justru melesat dan dinobatkan sebagai daerah dengan kinerja terbaik se-Indonesia. Capaian ini tak hanya mengejutkan, tetapi juga memunculkan satu pertanyaan besar: apa yang dilakukan Sidoarjo hingga bisa melampaui daerah lain?

Ketua DPW Squad Nusantara Jawa Timur, Kemas Alfiansyah Baky, menilai keberhasilan ini bukan faktor keberuntungan, melainkan hasil dari pola kerja yang terukur dan kepemimpinan yang berani mengambil keputusan di tengah tekanan efisiensi.

“Banyak yang menganggap efisiensi itu membatasi gerak. Tapi Sidoarjo justru membalik keadaan—efisiensi dijadikan alat untuk mempercepat kinerja. Ini yang tidak semua daerah mampu lakukan,” ujar Kemas kepada Telusur.id melalui pers rilis via medsos(28/04/2026).

Ia menyoroti bahwa di saat sebagian daerah cenderung defensif dalam penggunaan anggaran, Sidoarjo mengambil langkah progresif dengan tetap mendorong inovasi dan menjaga kualitas pelayanan publik.

“Ini yang membedakan. Bukan sekadar hemat anggaran, tapi bagaimana anggaran itu dipakai secara cerdas dan berdampak langsung ke masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, Squad Nusantara juga mengingatkan bahwa predikat terbaik nasional bukan tanpa konsekuensi. Menurut Kemas, capaian ini akan menjadi tolok ukur baru yang menuntut konsistensi bahkan peningkatan kinerja di masa mendatang.

“Justru setelah ini, tantangannya lebih berat. Publik akan menuntut lebih. Kalau tidak dijaga, capaian ini bisa cepat pudar,” ujarnya lugas.

Dalam konteks tersebut, Squad Nusantara menegaskan posisinya tidak hanya sebagai pihak yang memberi apresiasi, tetapi juga sebagai mitra kritis yang siap mengawal arah kebijakan pembangunan agar tetap berada di jalur yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami akan tetap mendukung, tapi juga mengingatkan. Kolaborasi harus dibarengi dengan kontrol agar pembangunan tetap on track dan tidak melenceng dari kepentingan rakyat,” kata Kemas.

Ia juga melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi Sidoarjo untuk naik kelas, bukan hanya dalam kinerja administratif, tetapi juga dalam dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

“Kalau momentum ini dimanfaatkan dengan tepat, Sidoarjo bisa jadi role model nasional. Tapi kuncinya satu: jangan cepat puas,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Kemas menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati Sidoarjo dan seluruh jajaran pemerintah daerah, seraya menegaskan bahwa keberhasilan ini harus menjadi awal dari kerja yang lebih besar, bukan sekadar pencapaian yang dirayakan.

“Selamat, tapi pekerjaan belum selesai. Justru ini titik awal untuk pembuktian berikutnya,” pungkasnya.

(Team-SN)

Tinggalkan Balasan