Rayakan Harlah ke-92, Ketum GP Ansor Taklukkan Jalur 123 KM Bangkalan-Jombang dengan Sepeda Manual

0
6 views
Bagikan :

SURABAYA, TELUSUR.ID – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke-92 tahun ini tampil dengan nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) ini memilih cara unik untuk merayakan hari jadinya melalui agenda “Ziarah Akbar dan Sepeda”.

Kegiatan ini merupakan perpaduan harmonis antara dimensi spiritual dan aktivitas fisik. Para peserta diajak melakukan ziarah ke makam para muassis (pendiri) NU sekaligus menguji ketahanan fisik melalui olahraga gowes sepeda bersama.

Rombongan gowes memulai perjalanan panjang mereka pada Minggu, 26 April 2026. Bendera start dikibarkan tepat pukul 06.00 WIB dari Kabupaten Bangkalan, Madura, dengan tujuan akhir di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang.

Perjalanan ini bukan sekadar bersepeda santai, melainkan sebuah misi fisik yang menempuh jarak total 123 kilometer. Jalur yang dilewati mencakup enam kabupaten dan kota di Jawa Timur, yang menyajikan tantangan medan dan cuaca yang beragam.

Untuk menjaga stamina para peserta, panitia telah menyiapkan sejumlah titik peristirahatan di sepanjang rute. Salah satu lokasi yang menjadi tempat transit penting adalah Masjid At Taqwa, Warugunung, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya.

Di titik ini, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, tiba bersama rombongan. Kedatangan orang nomor satu di GP Ansor tersebut disambut hangat oleh para kader dan pengurus setempat di tengah cuaca Kota Surabaya yang cukup terik.

Untuk melepas dahaga setelah menempuh perjalanan jauh, Addin dan para peserta disuguhi buah kelapa muda segar. Air kelapa murni tersebut menjadi penyegar alami yang sangat dinikmati para goweser di tengah panasnya suhu udara.

Tak hanya asupan nutrisi, layanan kesehatan khusus juga telah disiapkan. Addin mendapatkan layanan pijat relaksasi untuk meringankan otot-otot yang tegang setelah mengayuh pedal dari titik keberangkatan di Bangkalan.

Layanan pijat tersebut dilakukan secara profesional oleh anggota Banser Husada (Basada). Addin tampak sangat menikmati sesi pemulihan fisik tersebut, yang memang disiapkan khusus untuk menjaga kondisi tubuh para peserta agar tetap prima hingga garis finish.

Ketua PAC GP Ansor Karang Pilang, Muhammad Slamet Wahyudi, mengungkapkan rasa bangganya atas kunjungan tersebut. Menurutnya, merupakan sebuah kehormatan besar bagi wilayah Karang Pilang dapat disinggahi oleh tokoh nasional sekelas Addin Jauharudin.

“Kami merasa sangat terhormat Ketum Addin dan Mas Safril, Ketua PW Ansor Jatim, beserta rombongan berkenan singgah di Karang Pilang. Ini menjadi motivasi luar biasa bagi kader di tingkat akar rumput,” ujar Wahyudi pada Senin (27/4/2026) dikutip Telusur.id

Wahyudi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua MWC NU Karang Pilang serta seluruh pengurus yayasan dan takmir Masjid At Taqwa. Dukungan fasilitas dan penyambutan yang hangat menjadi kunci suksesnya transit rombongan tersebut.

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada anggota Fatayat NU serta seluruh personel Ansor-Banser Kecamatan Karang Pilang. Dedikasi waktu dan tenaga mereka dinilai sangat krusial dalam mensukseskan agenda besar organisasi ini.

“Semoga ke depan, NU dan seluruh Badan Otonom (Banom) di wilayah Kecamatan Karang Pilang semakin solid, sukses, dan jaya bersama dalam menjalankan misi organisasi,” tegas Wahyudi dengan penuh optimisme.

Setelah beristirahat cukup, rombongan kembali melanjutkan perjalanan dan akhirnya mencapai titik akhir di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang, pukul 20.00 WIB. Total waktu yang ditempuh selama perjalanan marathon ini adalah 14 jam.

Menariknya, Ketum Addin Jauharudin menuntaskan seluruh rute dengan menggunakan sepeda manual jenis roadbike, tanpa bantuan sepeda listrik. Ia menutup kegiatan dengan pesan haru, berharap ziarah dan gowes ini mampu merekatkan persatuan dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh sahabat Ansor.

Tinggalkan Balasan