Tangis Haru ‘Pasukan Kuning’ Jombang: Menang Penghargaan Nasional, Abah Warsubi Beri Hadiah Umrah

0
87 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin (2/3/2026) sore. Di tengah suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar tasyakuran besar atas keberhasilan meraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (BPLH) RI.

Prestasi ini bukan main-main. Kabupaten Jombang sukses melesat ke peringkat 16 terbaik nasional dari 35 penerima sertifikat penghargaan menuju Kota/Kabupaten Bersih. Dengan nilai capaian mencapai 65,47%, Jombang dinilai unggul dalam performa sistem pengelolaan sampah, kebijakan anggaran, hingga infrastruktur yang mumpuni sepanjang tahun lalu.

Acara tasyakuran ini dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi (Abah Warsubi), Wakil Bupati Salmanudin, Ketua TP PKK Ibu Yuliati Nugrahani, serta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah. Kehadiran para pejabat teras ini menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan kota santri tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa trofi dan sertifikat dari pusat hanyalah simbol. Esensi utamanya adalah kolaborasi nyata yang melibatkan lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, perangkat daerah, hingga kader lingkungan yang bergerak di akar rumput tanpa kenal lelah.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Saya menyampaikan maturnuwun sanget kepada para kader lingkungan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah berjibaku mengelola sampah dari hulu hingga ke hilir,” ujar Abah Warsubi dengan nada bangga dikutip Telusur.id, Selasa (3/3/2026).

Namun, suasana pendopo yang semula formal berubah menjadi penuh haru saat Abah Warsubi mengumumkan sebuah kejutan besar. Sebagai bentuk apresiasi tertinggi, sang Bupati mengumumkan hadiah ibadah umrah bagi para petugas kebersihan yang selama ini menjadi ujung tombak di lapangan.

Tak tanggung-tanggung, lima orang anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah—atau yang akrab disapa Pasukan Kuning—akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Hadiah ini sontak disambut isak tangis bahagia dan tepuk tangan meriah dari para petugas yang hadir di lokasi.

Mekanisme pemilihan penerima hadiah tersebut akan diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk diundi secara transparan. Tercatat ada 459 anggota satgas yang berpeluang mendapatkan kesempatan emas untuk bersujud di depan Ka’bah tersebut.

“Keringat dan dedikasi panjenengan semua adalah kunci di balik bersihnya Jombang. Hadiah umrah ini adalah bentuk rasa syukur dan apresiasi kami atas kerja keras para pahlawan kebersihan di lapangan,” tambah Abah Warsubi yang tampak emosional melihat antusiasme para petugas.

Tak hanya soal seremoni, Bupati juga memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kebijakan baru ini mewajibkan seluruh instansi dan sekolah melakukan gerakan kerja bakti rutin setiap hari Selasa dan Jumat guna menjaga konsistensi prestasi.

Suasana tasyakuran semakin sejuk dengan siraman rohani dari dai kondang KH. Nur Hadi atau Mbah Bolong. Dalam ceramahnya, Mbah Bolong mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman, terutama di bulan Ramadan yang suci ini.

Acara ditutup dengan prosesi potong tumpeng dan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan momen buka puasa bersama yang hangat antara pejabat, petugas kebersihan, serta para pegiat lingkungan se-Kabupaten Jombang. Sebuah potret harmoni yang menunjukkan bahwa di mata pemimpin, jasa penyapu jalan setara dengan prestasi nasional.

Tinggalkan Balasan