Pemerhati Sejarah Jombang Klaim Bung Karno Lahir di Ploso, Surabaya!

0
72 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto menegaskan klaimnya bahwa Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno atau Bung Karno, lahir pada tanggal 6 Juni 1902 di Ploso, Jombang, yang saat itu bagian dari wilayah Karesidenan Surabaya.

Cak Arif, demikian kerab dipanggil ini membeberkan sejumlah data yang menguatkan hal tersebut, termasuk data tertulis ‘beseluit’ atau Surat Keputusan (SK) tugas ayah Bung Karno, Raden Soekeni Sosrodihardjo sebagai Mantri Guru Sekolah Ongko Loro di Ploso, Surabaya tertanggal 28 Desember 1901.

“Raden Soekeni mulai bertugas di Ploso pada tanggal 28 Desember 1901,” ujar Cak Arif asal Kesamben Jombang itu dikutip Telusur.id, Minggu (15/2/2026).

Kemudian, dia juga menunjukkan data tertulis lainnya yakni, tulisan tangan ayah Bung Karno, yang menuliskan jika Raden Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1902.

Menurut dia, data tertulis lainnya yang menunjukkan bahwa Bung Karno lahir pada 6 Juni 1902, termasuk arsip ITB atau THS, yang menuliskan bahwa Raden Soekarno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1902.

Lantas, Cak Arif menjelaskan tentang data laporan pekerjaan sipil era Hindia-Belanda yang menunjukkan penyebutan Surabaja (Surabaya) untuk desa-desa yang saat ini masuk wilayah Kabupaten Jombang.

“Dengan penyebutan Surabaja atau Surabaya terhadap desa-desa yang sekarang masuk Kabupaten Jombang, menandakan pada masa itu wilayah Kabupaten Jombang memang bagian dari Karesidenan Surabaya,” bebernya.

Ia menegaskan, sangat masuk akal jika kelahiran Bung Karno pada 6 Juni tahun 1902 itu ditulis dengan Surabaya.”Jadi, Surabaya yang dimaksud adalah Ploso bagian dari Karesidenan Surabaya,” tandasnya.

Hal itu sesuai pula dengan narasi sejarah yang ditulis pada buku biografi Bung Karno berjudul ‘Bung Karno Penyambung Lidah Rakjat Indonesia’ yang ditulis oleh penulis Amerika, Cindy Adams pada tahun 1966.

“Jadi yang dimaksud Surabaja di sini adalah Ploso, yang waktu itu masuk wilayah Karesidenan Surabaya, dan kini ikut (kabupaten) Jombang,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan