SURABAYA, TELUSUR.ID – DPD Partai Golkar Jawa Timur melantik pengurus 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat kabupaten/kota secara serentak di Jatim Expo Surabaya.
Pelantikan ini disebut bersejarah dan pertama kali digelar di kalangan Partai Golkar yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Menurut Bahlil, pelantikan ini adalah proses sejarah. Pelantikan Ketua DPD kabupaten/kota yang dilakukan serentak dan dihadiri langsung oleh ketua umum, ini baru pertama kali terjadi.
Politisi Golkar yang merupakan kader HMI itu menegaskan bahwa lahirnya sejarah baru ini tidak terlepas dari inovasi kepemimpinan Ketua DPD Golkar Jawa Timur, yang berani menghadirkan pola konsolidasi organisasi secara serentak, terstruktur dan masif.

Kata dia, Jawa Timur disebut menjadi barometer sejarah politik nasional. Dalam pidatonya, Bahlil juga menekankan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis dan historis dalam perjalanan politik nasional.
“Jawa Timur ini penuh sejarah. Siapa yang ingin membuat sejarah besar di Indonesia, harus berangkat dari Jawa Timur. Surabaya adalah Kota Pahlawan, dan Golkar lahir dengan cita-cita perjuangan besar untuk bangsa,” tegas Bahlil dikutip Telusur.id, Selasa (17/02/2026).
Bahlil mengulas kembali akar ideologis Golkar yang lahir dari semangat kebangsaan untuk menjaga Pancasila di tengah dinamika politik nasional pasca-1965.

Ia menegaskan, Golkar bukan milik elite atau kelompok tertentu, melainkan rumah besar rakyat dengan doktrin kekaryaan.
“Golkar ini milik rakyat. Kita lahir dari semangat kebersamaan, aspirasi perjuangan, dan pengabdian. Golkar harus menjadi rumah bersama,” ujarnya.
Untuk itu, Ia menginstruksikan seluruh jajaran Golkar Jawa Timur, dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, untuk segera menggerakkan konsolidasi sampai ke tingkat kecamatan dan desa.
“Rakyat itu ada di desa-desa. Konsolidasi adalah kata kunci. Kalau kita rapi, solid, dan bekerja nyata, rakyat akan memilih Golkar,” pungkasnya.



