‎Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, KH.Rohmatul Akbar Rifa’i,ST Semangati Peserta ‎Liga Unit ke-XVI Pondok Pesantren Darul Ulum

0
81 views
Bagikan :

JOMBANG, telusur.id – Semangat kebersamaan dan sportivitas kembali menggema di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Pada Jumat (10/10), digelar Liga Unit ke-XVI cabang sepak bola, yang menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka pengembangan minat dan bakat santri di bidang olahraga.

‎Ajang tahunan ini diikuti oleh 16 tim sepak bola dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Ulum, mulai dari MI, MTs, MA, hingga perguruan tinggi yang bernaung di lembaga tersebut. Kompetisi ini menjadi wadah pembinaan karakter santri sekaligus menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat di kalangan pelajar pesantren.

‎Kegiatan berlangsung meriah di lapangan utama pesantren, dihadiri oleh Wakil Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, Rohmatul Akbar Rifa’i, serta para tokoh pesantren seperti Ainur Rofiq, Gus Baha, Gus Edo, Gus Dani, dan Gus Ahmad, bersama ribuan santri yang antusias menyaksikan pertandingan pembuka.

‎Ketua Koordinator Unit, Ainur Rofiq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.



‎“Saya mewakili panitia Liga Unit ke-XVI sepak bola menyampaikan terima kasih kepada Wakil Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang serta para pengasuh pondok yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Liga ini menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya.

‎Sementara itu, Wakil Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, Rohmatul Akbar Rifa’i, menilai kegiatan ini memiliki nilai edukatif tinggi.

‎“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Selain menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga, kegiatan ini juga menjadi wahana pembentukan karakter santri yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.

Tak lupa Gus Bang sapaan akrab KH. Rohmatul Akbar Rifa’i juga mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta yang mengikuti Liga Unit kali ini. ” Kalian semua adalah santri-santri pilihan, generasi penerus yang tidak hanya tangguh dalam ilmu dan akhlak, tapi juga sehat jasmani serta memiliki jiwa kompetitif yang positif” tuturnya.

bahwa olahraga bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, olahraga mengajarkan disiplin, kerjasama, kejujuran, dan semangat pantang menyerah — nilai-nilai yang sejatinya juga menjadi bagian dari pendidikan pesantren yang kita cintai ini, Terang Gus Bang.

Liga Unit ke-XVI ini adalah momentum untuk mempererat ukhuwah, membangun solidaritas antarunit, serta menjadi ajang melatih mental dan karakter. Jadikan setiap pertandingan sebagai ladang dakwah dan sarana untuk menunjukkan bahwa santri bisa unggul di segala bidang – baik dalam lapangan maupun di kehidupan nyata.

” Saya berharap seluruh peserta menjaga akhlakul karimah selama pertandingan, menjunjung tinggi sportivitas, serta tetap menjaga nama baik Pondok Pesantren Darul Ulum yang sudah kita jaga bersama selama ini ” pungkas Gus Bang.

‎Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, KH. Ahmad Syaifuddin, juga memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta.

‎“Olahraga adalah bagian dari pendidikan karakter. Di lapangan sepak bola, santri belajar kerja sama, disiplin, dan kejujuran. Nilai-nilai itu sejalan dengan tujuan pendidikan pesantren untuk membentuk insan yang kuat secara spiritual, intelektual, dan fisik,” ungkapnya.

‎Pertandingan perdana berlangsung penuh semangat dengan dukungan sorak-sorai para santri yang memadati arena. Para pemain dari berbagai unit menampilkan kemampuan terbaiknya, menjadikan suasana kompetisi semakin hidup dan inspiratif.

‎Liga Unit ke-XVI dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, menampilkan deretan pertandingan antarunit yang akan memperebutkan Piala Bergilir Liga Unit Darul Ulum. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana nyata dalam menumbuhkan jiwa sportivitas, semangat juang, dan rasa kebersamaan di lingkungan pesantren.

Tinggalkan Balasan