Sambut HUT RI ke 80, GEPAL Gresik Konsolidasi Aktivis Pergerakan melalui Reuni “Refleksi Bukan Solusi”

0
89 views
Bagikan :

GRESIK, TelusuR.ID – Menjelang peringatan HUT-RI Ke-80 Tahun, Gerakan Penolak Lupa (GEPAL) menggelar acara reuni aktivis lintas generasi dari seluruh elemen yang ada di Gresik.

Reuni Gerakan Menuju HUT RI Ke-80 mengambil tema “Refleksi Bukan Solusi” , Kegiatan ini merupakan satu wadah atau kegiatan konsolidasi  sekaligus transfomasi Knowlage serta berbagi pengalaman pergerakan yang ada selama ini khususnya di Kabupaten Gresik guna meramu ulang serta menemukan bentuk Gerakan yang ideal kedepannya, Terang Abdul Wahab Ketua GEPAL melalui rilis tertulisnya (11/08/25) kepada media TelusuR.ID

Kegiatan ini selain di hadiri oleh Kelompok Student Movement diantaranya yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta Gerakan Pemuda yaitu Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), juga di hadiri oleh beberapa organisasi masyarakat serta beberapa LSM dan NGO yang ada di Kab. Gresik, diantaranya Pemuda Pancasila Gresik, PATTIRO Gresik, REPDEM Gresik, FORKOT Gresik, MGPK, KNPI Gresik, KASBI, SPSI, PAL, GENPATRA, SRMI Gresik, Pemuda Muhamdiyah Gresik, PSB serta beberapa Oganisasi lainnya yang berada di Kabupaten Gresik.

Turut hadir pada kegiatan ini  para Tokoh Pergerakan Kabupaten Gresik pada Tahun 1998 yang sengaja di undang oleh GEPAL guna mentrasferkan pengalaman Pergerakannya serta gagasan-gagasan kedepan demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia umumnya dan khususnya Kabupaten Gresik.

Salah satu mantan Aktivis 98 yang saat ini menjadi Anggota DPRD Kabupaten Gresik Yuyun Wahyudi, ” kegiatan seperti ini idealnya harus sering dilakukan, selain untuk menemu kenali masalah-masalah kerakyatan yang terjadi saat ini, juga bisa dijadikan sebagai media serap aspirasi dan pembagian ruang gerak sesuai dengan spectrum gerakan masing-masing organisasi maupun individu yang hari ini hadir, jadi bukan sebatas Romantisme semu semata” ungkap Yuyun Wahyudi.

Sementara  Achmad Humaidi yang lebih akrab di panggil Memed dari Aktivis 98 Forum Mahasiswa Jombang (FORMAJO) berharap agar Pergerakan saat ini tidak sebatas reflek saja, oleh karena itu kawan Memed sangat sepakat dengan tema Reuni Gerakan ini yaitu “Refleksi Bukan Solusi”, namun bagaimana Gerakan kedepan mampu membangun Kesadaran Kritis Massa, bukan hanya kesadaran semu saja, tegas Memed.

Dalam Reuni Gerakan pertama ini banya sekali gagasan serta pengalaman dan harapan-harapan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Ketua GEPAL menyampaikan, bahwa ide awal kegiatan ini dilaksanakan berangkat dari keprihatinan melihat kondisi bangsa saat ini yang seakan-akan semakin jauh dari Rakyatnya, bahkan terkesan menjadikan Rakyat sebagai Obyek kekuasaan semata dan cenderung atau sangat berpotensi kepemimpinan hari ini lebih jahat dibandingkan zaman orde baru.

” Banyak sekali kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat serta prilaku-prilaku juntai di usia bangsa yang lebih dari setengah Abad ini”, tutur Abdul Wahab.

“Sebagai aktivis harus selalu bersiap terhadap kondisi seperti apapun, kita bisa menjadi mitra yang baik untuk mengkritisi pemerintah terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat, atau bisa jadi bekolaborasi dengab kekuatan rakyat, buruh dan mahasiswa untuk menjadi pendobrak terhadap kekuaasaan yang zolim,” tegasnya

Dirinya juga menambahkan bagaimana esensi sebuah bangsa berdemokrasi yang baik.

“Demokrasi bukan hadiah, tetapi hasil perjuangan yang harus terus dipertahankan.Kedaulatan rakyat bukan slogan, tetapi prinsip yang harus diwujudkan dalam sistem hukum, ekonomi, dan sosial,” tambah mantan aktivis 98 ini.

Oleh karena itu berangkat dari rasa keprihatinan tersebut kami mengundang hadirkan beberapa elemen pergerakan kab. Gresik baik dari elemen mahasiswa, pemuda, Buruh, Ormas, NGO, LSM serta Unsur Legislatif untuk duduk bersama bukan sekedar beromantisme semata tapi kembali menemu kenali kemerdekaan saat ini apakah sudah seperti yang di harapkan oleh Tan Malaka yaitu Kemerdekaan 100% atau justru seperti yang di sampaikan oleh Widji Tukul bahwa Kemerdekaan itu seperti Nasi, dimakan menjadi Tai, Pungkas Abdul Wahab.

Sebagai tambahan informasi Reuni Gerakan Menuju HUT RI Ke-80  juga di ramaikan oleh penampilan beberapa Group Band yaitu Shanty Sena, Bunga Bangsa dan ATTITUDE.

Tinggalkan Balasan