Pilihan Ketua OSIM MTSN 3 YPPBU Jombang Terapkan Digitalisasi

0
292 views
Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id – Ada hal yang berbeda dari pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) atau OSIS di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Tambakberas, Bahrul Ulum, Kabupaten Jombang.

Pergantian periode OSIM biasanya satu tahun sekali yang dilaksanakan dengan metode pemilihan umum melalui cara pengambilan suara dari seluruh siswa menggunakan kertas suara dalam pencoblosannya.

Akan tetapi salah satu madrasah favorit yang berada di lingkup Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) ini melaksanakan Pemilihan Ketua OSIM MTsN 3 menggunakan Aplikasi E-Voting berbasis Komputer atau digitalisasi.

Pertama, peserta pemilihan di data oleh penyelenggara. Lalu, peserta diberi semacam kartu yang mempunyai barcode dan pasword untuk scanner kehadiran. Selanjutnya, peserta diarahkan ke bilik yang dilengkapi laptop tersambung ke aplikasi tersebut.

Kemudian, peserta pemilih atau siswa yang mempunyai hak suara memilih dengan cara memasukkan kode angka dan pasword. Setelah muncul para kandidat beserta visi misi. Barulah di klik atau coblos gambar. Secara otomatis menyimpan suara tersebut dan layar kembali ke semula.

“Jadi, pemilihan yang dilaksanakan MTsN 3 adalah pemilihan OSIM secara digital. Setiap pemilih akan diberi dua kertas yaitu untuk barcode kehadiran, lalu user name dan pasword,” kata Farah Fasiha, mantan Ketua OSIM periode 2024/2025, Kamis (23/01/2025).

Lalu, lanjut Farah, setelah mendapat kartu user dan pasword, peserta di arahkan ke bilik untuk melaksanakan proses pemilihan digital melalui tampilan layar laptop yang terkoneksi.

“Disinilah, pemilih dapat melihat para kandidat dan pemilihan dilakukan dengan cara menekan atau mengklik gambar (poto) calon tersebut. Sistem akan bekerja sendiri dan setelahnya layar akan kembali ke setelan awal,” bebernya.

Santri asal Kota Kediri ini menambahkan setelah memilih di ruang bilik, peserta dapat kembali meja selanjutnya untuk mencelupkan jari ke tinta hitam sebagai tanda sudah melaksanakan pemilihan.

“Keuntungan sistem pemilihan digital ialah menghemat waktu dan juga terbuka. Jadi, meminimalisir Golput dan ketidak jujuran,” tandasnya.

Sementara, Kepala Madrasah MTsN 3 Bahrul Ulum Jombang, Dr H Muhammad Masrul mengatakan bahwa pemilihan Ketua OSIM ini merupakan sekaligus menggelar projek P5RA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alaamin) pembelajaran kepada siswa-siswi.

“Diera digital siswa kami sudah dibekali, bila nanti kembali ke masyarakat dapat memahami tentang pemilihan OSIM atau nanti bila diterapkan ke masyarakat bisa mengimplemantasikannya pada Pilkades, Pilbup dan sebagainya,” terangnya.

Ia menambahkan kebetulan dalam P5RA bila dikaitkan dengan digital, madrasah ini sudah menerapkan digitalisasi. Kemudian, menambah wawasan siswa-siswi di madrasah ini diterapkan pemilihan OSIM melalui digital atau E Voting.

“Biar tambah pengetahuannya dalam melaksanakan pemilihan yang berkualitas, berpotensi dan berbobot dalam sistem pemilihannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan