Enam Ramuan Alami ini Bisa Turunkan Asam Lambung Naik Tak Terkendali

ilustrasi,image by suara.com
Bagikan :

TelusuR. ID – Asam lambung telah menjadi salah satu penyakit yang sudah umum dijumpai saat ini atau lebih sering disebut sebagai gerd. Gastroesophageal reflux disease sendiri cukup rentan terhadap beberapa jenis makanan sehingga Anda wajib memilih makanan yang aman bagi lambung.

Asam lambung juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat penghilang rasa sakit yang berlebihan. Asam lambung yang naik ke tenggorokan ini bisa menyebabkan rasa terbakar pada dada, mual dan muntah.

Bacaan Lainnya

Selain dengan perawatan yang telah terbukti dengan baik ini, hasil penelitian menunjukkan beberapa ramuan alami yang mungkin berguna dalam menurunkan asam lambung. Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Healthline.

1. Flavonoid Penelitian menunjukkan flavonoid, juga dikenal sebagai bioflavonoid, mungkin merupakan ramuan alami yang efektif untuk sakit mag dan menurunkan asam lambung

Flavonoid adalah senyawa yang terjadi secara alami di banyak buah-buahan dan sayuran.

Makanan dan minuman yang kaya akan flavonoid antara lain, kedelai, kacang polong, anggur merah, kangkung, brokoli. Flavonoid disebut sebagai “Gastroprotektif,” yang berarti mereka mempertahankan lapisan perut.

Menurut Linus Pauling Institute, tidak ada efek samping dari mengonsumsi flavonoid dalam jumlah yang ditemukan dalam makanan biasa, tetapi jumlah flavonoid yang lebih tinggi bisa mengganggu pembekuan darah.

Anda bisa mendapatkan flavonoid dalam makanan atau meminumnya sebagai suplemen.

2. Licorice deglycyrrhizinated
Licorice deglycyrrhizinated hanyalah licorice tua biasa dengan ekstrak rasa manis. Satu studi menunjukkan licorice deglycyrrhizinated membantu menyembuhkan bisul dengan menghambat pertumbuhan H. pylori.

Licorice deglycyrrhizinated tersedia sebagai suplemen. Anda tidak bisa mendapatkan efek ini dari makan permen licorice. Terlalu banyak permen licorice bisa berdampak buruk bagi sebagian orang. Mengonsumsi lebih dari 2 ons setiap hari selama lebih dari dua minggu bisa memperburuk masalah jantung atau tekanan darah tinggi.

3. Probiotik
Probiotik adalah bakteri dan ragi hidup yang menyediakan mikroorganisme yang sehat dan penting untuk saluran pencernaan Anda. Mereka hadir dalam banyak makanan umum, terutama makanan fermentasi. Ini termasuk buttermilk, yoghurt, miso, kimchi, kefir. Anda juga bisa mengonsumsi probiotik dalam bentuk suplemen. Penelitian telah menunjukkan probiotik bisa membantu dalam memusnahkan H. pylori dan meningkatkan tingkat pemulihan untuk ketika ditambahkan ke rejimen antibiotik tradisional.

4. Madu
Tergantung pada tanaman asalnya, madu bisa mengandung hingga 200 elemen, termasuk polifenol dan antioksidan lainnya. Madu adalah antibakteri yang kuat dan telah terbukti menghambat pertumbuhan H. pylori. Selama Anda memiliki kadar gula darah normal, kamu bisa menikmati madu seperti halnya pemanis apa pun, dengan bonus mungkin menenangkan asam lambung Anda.

5. Bawang Putih Ekstrak bawang putih telah terbukti menghambat pertumbuhan H. pylori di laboratorium, hewan, dan percobaan manusia. Jika Anda tidak menyukai rasa (dan sisa rasa) bawang putih, kamu bisa mengonsumsi ekstrak bawang putih dalam bentuk suplemen. Bawang putih bertindak sebagai pengencer darah, jadi tanyakan kepada dokter Anda sebelum meminumnya jika kamu menggunakan warfarin (Coumadin), pengencer darah resep lainnya, atau aspirin.

6. Cranberry
Cranberry telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian untuk membantu mengurangi infeksi saluran kemih dengan mencegah bakteri menetap di dinding kandung kemih. Ekstrak cranberry dan buah cranberry juga bisa membantu melawan H. pylori. Anda bisa minum jus cranberry, makan cranberry, atau mengonsumsi suplemen cranberry. (yap/al

Tinggalkan Balasan