Tak Sekadar Hadiri HKG PKK, Yuliati Warsubi Siapkan Inovasi Baru bagi Keluarga Jombang

0
13 views
Bagikan :

Yuliati Warsubi Optimistis Inovasi dari HKG PKK Nasional Bisa Percepat Kesejahteraan Keluarga Jombang

JOMBANG, TelusuR.ID — Kehadiran Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, dalam Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Makassar, Sulawesi Selatan, tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam agenda nasional. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang belajar dan bertukar pengalaman untuk memperkuat program pemberdayaan keluarga di Jombang.

Didampingi Ketua I TP PKK Jombang, Ning Ema Erfina Salmanudin, Yuliati mengikuti rangkaian kegiatan yang mempertemukan pengurus TP PKK dari seluruh Indonesia. Pertemuan itu menjadi wadah berbagi praktik baik, inovasi, serta strategi pemberdayaan masyarakat yang telah diterapkan di berbagai daerah.

Bagi TP PKK Jombang, forum nasional tersebut menjadi momentum memperluas jejaring sekaligus menyerap berbagai terobosan yang dinilai relevan untuk diadaptasi sesuai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Jombang.

Tahun ini, HKG PKK ke-54 mengusung tema penguatan 10 Program Pokok PKK yang diselaraskan dengan implementasi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Acara dibuka Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian bersama Pembina TP PKK Pusat Selvi Ananda Rakabuming. Hadir pula jajaran kementerian, kepala daerah, serta ketua TP PKK provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Tri Suswati menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara TP PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar program prioritas pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

“PKK harus memperkuat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah agar program prioritas pemerintah dapat menyasar masyarakat secara langsung dan tepat,” ujar Tri.

Sementara itu, Selvi Ananda Rakabuming mengajak seluruh kader PKK terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan organisasi.

Menurut Selvi, kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga hingga tingkat dasawisma. Karena itu, inovasi dan kolaborasi menjadi kunci agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kader PKK adalah ujung tombak yang selalu hadir di tengah masyarakat. Teruslah berinovasi, berkolaborasi, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga Indonesia,” katanya.

Bagi Yuliati Nugrahani Warsubi, arahan tersebut sejalan dengan komitmen TP PKK Kabupaten Jombang untuk terus memperkuat kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. Ia menilai forum nasional seperti HKG PKK menjadi kesempatan penting untuk membawa pulang berbagai inspirasi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik daerah.

“Momentum ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat sinergi antardaerah sekaligus menambah wawasan. Berbagai inovasi yang kami peroleh akan menjadi referensi bagi TP PKK Kabupaten Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yuliati, tantangan pembangunan keluarga terus berkembang sehingga membutuhkan pendekatan yang adaptif. Karena itu, TP PKK Jombang berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan keluarga, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga penguatan pola asuh anak.

Di sela-sela kegiatan, Yuliati juga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia sebagai bagian dari kampanye hidup sehat yang menjadi salah satu fokus gerakan PKK.

Puncak HKG PKK ke-54 turut diramaikan berbagai kegiatan, mulai dari Jalan Sehat “Anti Mager”, Festival Kuliner Nusantara, hingga pemecahan rekor MURI melalui gerakan konsumsi suplemen Multiple Micronutrient Supplements (MMS) oleh 54.000 ibu hamil secara serentak.

Pulang dari Makassar, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi membawa komitmen kuat untuk memperkuat peran kader hingga ke tingkat desa dan dasawisma sebagai garda terdepan pemberdayaan keluarga. Berbekal berbagai praktik baik dan inovasi yang diperoleh selama forum nasional, TP PKK Jombang bertekad memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK agar semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Fokus tersebut diarahkan pada isu-isu yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan keluarga, mulai dari pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Melalui penguatan kapasitas kader di akar rumput, Yuliati optimistis setiap program PKK tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya membawa pulang pengalaman dari forum nasional, tetapi bagaimana pengalaman itu diterjemahkan menjadi program yang benar-benar memberi manfaat bagi keluarga di Jombang. Kami ingin kader PKK semakin aktif, adaptif, dan hadir sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Yuliati.

Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, TP PKK Kabupaten Jombang berharap 10 Program Pokok PKK dapat menjadi penggerak pembangunan berbasis keluarga, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat hingga lapisan paling bawah dan turut mendukung terwujudnya Jombang yang maju, sehat, mandiri, dan sejahtera.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini