Jacob Ereste : Kapitalisme, Liberalisme, Hingga Materialisme vs Pancasila Dalam P4 dan BPIP

0
20 views
Bagikan :

Jacob Ereste : Kapitalisme, Liberalisme, Hingga Materialisme vs Pancasila Dalam P4 dan BPIP

Jakarta,TelusuR.ID – Liberalisme sudah berbaur dengan Pancasila di Indonesia entah sejak kapan, sehingga Ketuhanan Yang Maha Esa dari sila pertama Pancasila tak lagi jelas posisinya dalam menata nagara dan bangsa Indonesia. Sebab kalau mau mengacu sejak adanya BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) yang menggantikan P4 (Pedonan Pengamalan Penghatatan Pacasila) sungguhkah sebagai ideologi Pancasila bagaimana penerapannya bagi para penata negara dan bangsa Indonesia yang tampak jelas semakin kapitalistik seperti yang ditandai oleh kegandrungan budaya korupsi yang semakin liar dan bringas dilakukan tanpa rasa malu dan keberanian yang luar biasa dengan mempertaruhkan, reputasi, jabatan bahkan harga diri hingga martabat kemanusiaannya yang paling mulia, baik dihadapan Tuhan apalagi untuk sesama manusia.

Bayangkan saja reputasi, sebagai pejabat tinggi negara bukan nama baik, serta jabatan yang telah dirintis melalui karier yang yang berliku dan panjang, tapi juga gelar akademis hingga derajat martabat dalam adat, kreluarga semua runtuh seketika hanya karena ingin cepat kaya raya — atau bahkan lebih kaya lagi dari apa yang sudah dimiliki dan sudah bisa dinikmati bersama keluarga — seperti yang kita saksikan sampai hari ini di Indonesia terus ramai tentang pemberitaan korupsi, pencucian uang, menilep barang bukti hingga transaksi kekuasaan, hukum dan beragam bentuk serta jenis kejahatan yang pada hakekatnya adalah pengkhianatan pada amanah rakyat.

Dan perilaku korupsi yang dilakujan oleh aparat negara — bahkan penegak hukum justru disponsori oleh aparatur negara yang menyeret para ,pengusaha swasta maupun pengusaha yang teraviliasi dengan pemerintah.

Kapitalisme dan liberalisme merangsek semakin dalam menjadi ideologi atau sistem kehidupan warga bangsa Indonesia agaknya, tidak hanya dipicu oleh kemiskinan yang sudah terlalu lama dujanjkan oleh konstitusi kita unruk diberantas dan diatasi bersama kebodohan yang semakin membuat ketimpangan. Toh, para pelaku korupsi, penyelewengan dan penghianatan terhadap amanah rakyat umumnya dilakukan oleh mereka yang terdidik serta mempunyai jabatan bergengsi yang menandai mereka itu adalah para intekejtual namun nihil tentang nilai-nilai spiritual yang menjadi betuk konstruksi sekaligus arsitektur dari kepribadian manusia yang mulia sebagai fitrah makhkuk ciptaan Tuhan yang disebut khalifatullah di muka bumi. Dan usungan yang harus dan wajib serta dijaga adalah rahmatan lil alamin.

Lalu dimana posisi Pancasila sebagai way of life bangsa Indonesia ditengah himpitan dan desakan dari arus deras kapitalisme yang melahirkan anak turunannya yang kini kita sebut liberalisme yang sepenuhnya beroruentasi pada materialisme ?

Kapitalisme, Liberalisme hingga Materialisme yang menggasak Pancasila Dengan P4 dan BPIP yang tak berkutik, seperti “ayam sayur” menjadi penonton perkelahian dalam suatu pertandingan di halaman rumah kita.

Banten, 12 Juli 2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini