Kurang dari 20 Hari Muktamar ke-35 NU, KMNJ Soroti Kesiapan Infrastruktur dan Publikasi Jombang

Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id — Memasuki kurun waktu kurang dari 20 hari jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), kesiapan tuan rumah Kabupaten Jombang mendapat perhatian serius.

Ketua Kaum Muda Nahdliyyin Jombang (KMNJ), AH. Hamdah, memberikan dorongan penuh sekaligus catatan kritis demi menyukseskan perhelatan akbar tingkat nasional tersebut.

Hamdah menilai, sebagai pusat lokasi muktamar, wajah Kabupaten Jombang harus segera bersolek untuk menyambut kedatangan puluhan ribu muktamirin dari seluruh Nusantara.

Salah satu poin utama yang disoroti KMNJ adalah masih minimnya atribut publikasi dan nuansa kebangkitan muktamar di gerbang-gerbang masuk wilayah Jombang.

Menurutnya, baliho maupun spanduk ucapan selamat datang berukuran besar belum terlihat menghiasi titik-titik strategis yang menjadi akses utama kedatangan peserta.

Beberapa lokasi vital yang dinilai masih sepi atribut antara lain kawasan perbatasan Mojoagung, Flyover Peterongan, Exit Tol Moeldoko, hingga Exit Tol Tembelang.

Suasana serupa juga terlihat di persimpangan padat kota seperti Perempatan Sambong, Perempatan Jomplangan Stasiun, serta kawasan Flyover Ploso.

“Baliho besar belum tampak di titik masuk utama Jombang. Sepanjang jalan seputar lokasi muktamar maupun jalan protokol juga belum semarak oleh banner dan bendera NU,” ujar Hamdah dalam keterangan tertulisnya kepada Telusur.id, Sabtu (8/8/2026).

Selain masalah publikasi visual, KMNJ mendesak pemerintah daerah dan panitia untuk segera membenahi infrastruktur jalan yang rusak dan berlubang.

Perbaikan jalan dinilai sangat mendesak, terutama di jalur utara mulai dari Pabrik Tebu Jombang Baru menuju ke utara hingga wilayah Satlantas Weru.

Kondisi jalur di sekitar Flyover Peterongan dan ruas jalan menuju kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas juga memerlukan penanganan cepat.

Hamdah menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan estetika kota, termasuk penataan kawasan Pasar Legi bagian belakang yang masih terlihat kumuh dan berbau.

Lingkungan di sekitar Tambakberas sebagai arena utama muktamar juga diharapkan segera dibersihkan agar memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu kiai.

Dari sisi logistik dan lalu lintas, KMNJ meminta panitia segera merilis informasi valid terkait titik-titik kantong parkir bagi kendaraan para muktamirin.

Kepastian lokasi parkir dianggap krusial guna mengantisipasi potensi kemacetan parah di sepanjang ruas jalan protokol Kabupaten Jombang.

Dorongan ini disampaikan KMNJ semata-mata demi menjaga nama baik Jombang dan memastikan Muktamar ke-35 NU berlangsung aman, nyaman, serta berkesan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version