Jelang Munas III PERJASI dan APTAKSINDO, Ketua Pelaksana Pastikan Seluruh Persiapan Matang, 15 BPP Siap Hadir

Bagikan :

SURABAYA,TelusuR.ID – Hitungan hari menjelang Musyawarah Nasional (Munas) III Badan Pimpinan Nasional (BPN) Asosiasi Tenaga Ahli dan Terampil Konstruksi Indonesia (APTAKSINDO) dan Perkumpulan Rekanan Jasa Konstruksi Indonesia (PERJASI), panitia terus mematangkan seluruh persiapan. Di balik proses tersebut, Ketua Pelaksana Munas, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., menjadi figur sentral yang memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana.

Mengusung tema “Bersatu, Berkarya, Membangun Negeri”, Munas III dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Leedon Hotel & Suites Surabaya. Forum nasional ini diproyeksikan menjadi momentum penting bagi kedua organisasi untuk memperkuat konsolidasi, memperbarui arah kebijakan, sekaligus mempertegas kontribusi dunia jasa konstruksi terhadap pembangunan nasional.

Dalam Rapat Pleno Persiapan Pra Munas yang digelar Selasa (5/8/2026), Syarifudin mendampingi Ketua Dewan Pendiri R. Mohammad Ali, bersama Abdul Rasyid dan Sugiharto, meninjau kesiapan teknis maupun substansi agenda Munas. Baginya, keberhasilan forum nasional bukan hanya ditentukan oleh jalannya sidang, tetapi juga oleh kualitas persiapan yang dilakukan jauh sebelum peserta hadir.

Hingga awal Agustus, panitia telah menerima konfirmasi kehadiran dari 15 Badan Pimpinan Provinsi (BPP) PERJASI dan APTAKSINDO dari berbagai daerah di Indonesia. Tingginya partisipasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Munas III mendapat dukungan luas dari seluruh jaringan organisasi.

“Kepercayaan dari daerah menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan Munas yang tertib, demokratis, dan menghasilkan keputusan yang benar-benar membawa manfaat bagi organisasi,” ujar Syarifudin.

Munas Bukan Sekadar Pergantian Kepengurusan

Menurut Syarifudin, Munas merupakan forum strategis yang menentukan arah perjalanan organisasi dalam beberapa tahun ke depan. Selain menjadi wadah evaluasi program kerja, forum ini juga akan membahas penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), regenerasi kepemimpinan, serta penguatan tata kelola organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan sektor konstruksi.

“Munas adalah forum tertinggi organisasi. Di sinilah kita menyusun arah kebijakan, melakukan regenerasi kepemimpinan, serta menyempurnakan AD/ART agar tetap relevan dengan dinamika hukum dan kebutuhan pembangunan nasional,” katanya.

Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H.,

Ia menjelaskan, penyempurnaan AD/ART menjadi kebutuhan penting mengingat terus berkembangnya regulasi di sektor jasa konstruksi, sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah, hingga transformasi digital dalam tata kelola organisasi.

“Perubahan ini harus dilakukan melalui mekanisme yang demokratis, transparan, dan akuntabel agar organisasi tetap memiliki legitimasi, kredibilitas, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Mengawal Organisasi yang Lebih Modern

Sebagai Ketua Pelaksana, Syarifudin menilai Munas III bukan hanya agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat fondasi organisasi agar semakin profesional dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Ia berharap regenerasi kepemimpinan yang akan berlangsung mampu melahirkan figur-figur baru yang memiliki integritas, kompetensi, dan visi menghadapi tantangan industri jasa konstruksi yang terus berkembang.

“Kepemimpinan baru nantinya harus mampu membawa PERJASI dan APTAKSINDO semakin berdaya saing, memperkuat kualitas sumber daya manusia konstruksi, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Selain pembahasan AD/ART dan pemilihan kepengurusan baru, Munas III juga akan membahas penguatan sistem organisasi, mulai dari mekanisme pemilihan yang demokratis, kaderisasi berkelanjutan, penyelesaian sengketa internal, hingga pengelolaan organisasi berbasis teknologi informasi.

Dengan dukungan 15 BPP dari seluruh Indonesia serta persiapan yang terus dimatangkan, Syarifudin optimistis Munas III akan berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu memperkuat posisi PERJASI dan APTAKSINDO sebagai organisasi profesi yang adaptif, profesional, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan sektor jasa konstruksi nasional.

Rapat pleno persiapan turut dihadiri unsur Dewan Pendiri serta jajaran pengurus inti BPN PERJASI dan APTAKSINDO sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh rangkaian Munas terlaksana secara profesional, transparan, dan berintegritas.

(Redho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version