Jamin Keselamatan Muktamirin, Layanan Kesehatan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang Disiagakan Nonstop 24 Jam

Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.id – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memastikan kesiapan penuh seluruh jaringan layanan medis menjelang perhelatan akbar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Sebagai komitmen memberikan perlindungan maksimal, panitia mendirikan tiga posko kesehatan utama yang beroperasi secara nonstop 24 jam penuh.

Langkah ini disiapkan untuk memberikan pelayanan penanganan medis yang cepat dan tanggap, baik bagi ribuan muktamirin maupun masyarakat penggembira.

Seluruh posko diperkuat oleh tim medis yang terdiri atas dokter, perawat, armada ambulans siaga, hingga ruang tindakan darurat.

Adapun titik posko kesehatan tersebut disiagakan di tiga lokasi strategis, yaitu Universitas Wahab Hasbullah (Unwaha), MAN 3 Jombang, dan MTsN Bahrul Ulum Tambakberas.

Panitia menjamin tidak ada kekosongan jadwal piket tenaga medis, sehingga penanganan dapat diberikan secara cepat setiap saat.

Sektor kesehatan ini didukung langsung oleh Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), serta Lembaga Kesehatan PCNU Jombang dan PWNU Jawa Timur.

“Kami juga menjalin kerja sama dengan Lembaga Kesehatan PCNU Jombang dan PWNU Jawa Timur. Posko kesehatan ini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta muktamar dan para penggembira,” ujar Koordinator Bidang Kesehatan, DR. dr. HM Zulfikar As’ad, MMR, Kamis (6/8/2026).

Pria yang akrab disapa Gus Ufik tersebut menyampaikan bahwa konsolidasi intensif bersama panitia lokal terus dimatangkan demi kelancaran tugas di lapangan.

Selain kekuatan internal NU, sistem ini disokong penuh oleh Dinas Kesehatan Jombang dan Jatim, dengan menyiagakan RSUD Jombang serta RSUD Ploso sebagai RS rujukan utama.

Sementara itu, jajaran rumah sakit swasta juga dilibatkan secara bergiliran untuk mengisi jadwal shift siaga di posko kesehatan.

Gus Ufik menegaskan bahwa pasien dengan kondisi darurat atau butuh penanganan lanjut akan langsung dievakuasi menuju rumah sakit rujukan menggunakan ambulans siaga.

Terobosan lain dalam perhelatan ini adalah penerapan sistem rekam medik digital berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Jombang guna mencatat histori kesehatan peserta secara akurat.

Melalui aplikasi tersebut, seluruh rekam medis pasien dapat terpantau secara real-time sebagai bahan evaluasi dan pelaporan resmi panitia.

Kesiapan matang di sektor kesehatan ini diharapkan mampu menopang suksesnya gelaran Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version