Sidoarjo,TelusuR.ID – Hamparan langit di Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dipenuhi warna-warni layang-layang pada Selasa (4/8/2026). Ratusan warga dari berbagai desa berkumpul mengikuti Lomba Sambitan Layang-Layang yang digelar Polsek Buduran Polresta Sidoarjo bersama Pemerintah Desa Sidokerto sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana meriah terasa sejak pagi. Anak-anak, remaja hingga orang dewasa memadati lokasi perlombaan di area tanah kosong Desa Sidokerto. Sorak sorai penonton mengiringi setiap layang-layang yang saling beradu di udara, menghadirkan hiburan rakyat yang sarat dengan semangat sportivitas dan kebersamaan.
Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga kesempatan memperkuat hubungan antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat melalui kegiatan yang dekat dengan budaya lokal.
“Perayaan HUT Kemerdekaan akan lebih bermakna ketika masyarakat dapat berkumpul, saling berinteraksi, dan menikmati kegiatan yang positif. Melalui lomba layang-layang ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kompol Sugeng Sulistiyono.
Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan sosial dan budaya menjadi salah satu cara efektif membangun komunikasi yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat. Selain menjadi hiburan, perlombaan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga dari berbagai desa di Kecamatan Buduran.
Di sisi lain, kegiatan tersebut turut mengangkat kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan hiburan digital. Bagi banyak peserta, lomba layang-layang menjadi ajang nostalgia sekaligus ruang berkumpul lintas generasi.
Kepala Desa Sidokerto, Subagiyo, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah desa dan Polsek Buduran. Menurutnya, sinergi tersebut mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tingkat desa.
“Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pemerintah desa dan kepolisian dapat berjalan bersama menghadirkan kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Antusiasme warga hari ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan persatuan masih sangat kuat,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Buduran berharap semangat nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui upacara seremonial, tetapi juga tumbuh dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.
Lomba Sambitan Layang-Layang pun menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Di balik layang-layang yang menghiasi langit Buduran, terselip pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, melestarikan budaya lokal, serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
