SURAKARTA,TelusuR.ID — Menjaga keamanan sebuah perusahaan tidak selalu dimulai dari sistem pengamanan yang rumit. Hal sederhana seperti mengenali orang yang keluar-masuk, memperhatikan lingkungan sekitar, hingga tetap disiplin saat bertugas justru menjadi lapisan awal untuk mencegah gangguan keamanan.
Pesan itulah yang disampaikan Babinsa Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Suwarno, saat menyambangi pos keamanan CV Berkat Utama Jaya di Jalan Pendawa No. 97, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026).
Sekitar pukul 08.00 WIB, Serka Suwarno menemui salah seorang petugas keamanan, Irawan. Pertemuan berlangsung sederhana, tetapi pembahasannya menyentuh hal penting yang kerap menjadi perhatian dalam pengamanan lingkungan perusahaan.
Serka Suwarno mengingatkan petugas security agar tidak lengah selama menjalankan tugas. Pengawasan terhadap orang yang tidak dikenal, aktivitas di sekitar perusahaan, serta kondisi lingkungan perlu dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, petugas keamanan merupakan salah satu pihak yang berada paling dekat dengan situasi di lapangan. Karena itu, kepekaan dan kedisiplinan mereka dapat menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.
“Petugas jaga harus tetap waspada. Perhatikan lingkungan sekitar dan orang yang tidak dikenal agar keamanan di lingkungan perusahaan maupun sekitarnya tetap terjaga,” ujar Serka Suwarno.
Ia mengatakan, pengamanan tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran petugas di pos. Security juga perlu memahami situasi lingkungan dan segera berkomunikasi dengan pihak terkait apabila menemukan sesuatu yang dianggap mencurigakan.
Babinsa Bangun Jejaring Keamanan dari Pos Jaga
Bagi Serka Suwarno, kunjungan ke pos security bukan sekadar kegiatan rutin. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilakukan Babinsa dengan berbagai elemen masyarakat di wilayah binaannya.
Melalui komunikasi langsung, Babinsa dapat mengetahui kondisi lingkungan sekaligus membangun hubungan dengan pihak-pihak yang memiliki peran dalam menjaga keamanan wilayah.
Security perusahaan menjadi salah satu mitra yang dinilai penting. Mereka berada di lapangan dalam waktu yang cukup panjang dan bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat maupun lingkungan sekitar perusahaan.
“Melalui kegiatan sambang dan komunikasi sosial, Babinsa bisa membangun kemitraan dengan berbagai unsur masyarakat. Security juga memiliki peran penting karena mereka berada langsung di lingkungan perusahaan,” kata Serka Suwarno.
Ia menambahkan, kegiatan sambang terhadap petugas keamanan di wilayah Kelurahan Serengan akan dilakukan secara bertahap. Tujuannya bukan hanya memberikan imbauan, tetapi juga membangun komunikasi yang memungkinkan informasi mengenai situasi keamanan dapat disampaikan lebih cepat.
Menurut dia, keamanan perusahaan pada akhirnya tidak berdiri sendiri. Lingkungan perusahaan merupakan bagian dari lingkungan masyarakat sehingga kondisi di luar pagar juga perlu menjadi perhatian.
Karena itu, koordinasi antara security, masyarakat, Babinsa, dan unsur keamanan lainnya menjadi penting. Semakin cepat informasi diterima, semakin besar pula peluang untuk mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Serka Suwarno berharap para petugas security di wilayah Serengan terus meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
“Harapan kami, para security khususnya di wilayah Kelurahan Serengan bisa lebih meningkatkan kinerja dalam pengamanan personel, kegiatan, maupun material yang ada di lingkungan perusahaan,” ujarnya.
Pesan tersebut terdengar sederhana, tetapi bagi petugas yang setiap hari berada di pintu masuk perusahaan, kewaspadaan adalah pekerjaan yang tidak mengenal jeda.
Satu orang asing yang luput diperhatikan, satu aktivitas yang dianggap sepele, atau satu kelengahan saat berjaga bisa menjadi celah bagi munculnya persoalan.
Karena itu, bagi Babinsa Serengan, menjaga keamanan bukan hanya tentang hadir ketika terjadi masalah. Jauh lebih penting adalah membangun komunikasi dan kewaspadaan sebelum masalah itu muncul.
Dari sebuah pos jaga di Kelurahan Serengan, upaya menjaga keamanan pun dimulai dari hal yang paling mendasar: disiplin, kepedulian, dan tidak pernah menganggap remeh kondisi di sekitar.
Sumber: Agus Kemplu
