TelusuR.ID

Home Berita Gus Amak Ajak Warga Jaga Kerukunan, Polres Jombang Perkuat Sinergi Sambut Muktamar...

Gus Amak Ajak Warga Jaga Kerukunan, Polres Jombang Perkuat Sinergi Sambut Muktamar NU ke-35

0
16 views
Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.ID – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), semangat menjaga persaudaraan dan kondusivitas terus digaungkan di Kabupaten Jombang. Salah satunya melalui kegiatan Ngopi Bareng dan Nonton Bareng (Ngobar-Nobar) “Jogo Jombang Jogo Indonesia” yang digelar di Warkop Bang UL, Pondok Pesantren Midanutta’lim Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Rabu (15/7/2026) malam.

Ratusan warga, santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kalangan pemuda memenuhi lokasi kegiatan. Hadir pula jajaran Polres Jombang, di antaranya Kasat Narkoba AKP Bowo Tri Kuncoro, Kasatreskrim AKP Magribi Agus Saputra, serta Kapolsek Jogoroto AKP Fadilah.

Suasana hangat dan penuh keakraban menjadi gambaran bagaimana ruang silaturahmi antara masyarakat dan kepolisian dibangun. Di tengah agenda sederhana itu, terselip pesan penting bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata menjadi tanggung jawab aparat, melainkan ikhtiar bersama seluruh elemen masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Midanutta’lim Mayangan, Gus Amak, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polres Jombang yang dinilainya konsisten membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

Menurutnya, kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan, terlebih saat Jombang dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35.

“Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Midanutta’lim Mayangan, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Jombang yang telah hadir di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini bukan sekadar nonton bareng, tetapi menjadi ruang silaturahmi, dialog, dan kebersamaan yang semakin memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Gus Amak.

Ia mengajak seluruh warga Jombang menjaga suasana yang aman, damai, dan penuh persaudaraan agar pelaksanaan Muktamar NU pada 27–30 Agustus 2026 berlangsung sukses.

Menurut Gus Amak, menjadi tuan rumah Muktamar merupakan kehormatan besar bagi masyarakat Jombang. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu menunjukkan wajah terbaik Kota Santri melalui sikap ramah, toleran, dan saling menghormati.

“Mari kita bersama menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan. Sambut para tamu dari berbagai daerah dengan keramahan dan akhlak yang baik agar mereka membawa kesan bahwa Jombang adalah Kota Santri yang damai dan penuh keberkahan,” tuturnya.

Ajakan tersebut mendapat respons positif dari jajaran Polres Jombang. Mewakili Kapolres Jombang, Kasat Narkoba AKP Bowo Tri Kuncoro menyampaikan salam sekaligus apresiasi Kapolres terhadap kegiatan yang mampu mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, menjaga keamanan wilayah akan lebih efektif apabila dibangun melalui komunikasi, kemitraan, dan rasa saling percaya.

“Bapak Kapolres sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kebersamaan, gotong royong, dan guyub rukun merupakan modal utama dalam menjaga keamanan wilayah. Polri tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” kata AKP Bowo Tri.

Ia menambahkan, kegiatan kebersamaan seperti Ngobar dan Nobar menjadi sarana memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga.

Pada kesempatan itu, AKP Bowo Tri juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai ancaman sosial, mulai dari penyalahgunaan narkoba, praktik judi daring, hingga tindak kriminalitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjauhi narkoba, menolak judi online, dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jogoroto AKP Fadilah mengajak masyarakat mendukung langkah-langkah pengamanan yang dilakukan Polres Jombang selama rangkaian Muktamar NU berlangsung.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan Muktamar bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami berbagai langkah pengamanan yang dilakukan Polres Jombang. Semua itu bertujuan agar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Magribi Agus Saputra memperkenalkan diri kepada masyarakat sekaligus menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jombang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon agar Jombang senantiasa diberi keamanan, kedamaian, serta kelancaran dalam menyambut ribuan peserta Muktamar NU dari berbagai penjuru Indonesia.

Melalui kebersamaan yang terbangun malam itu, tersirat pesan bahwa keberhasilan Muktamar NU tidak hanya ditentukan oleh kesiapan penyelenggara maupun aparat keamanan. Dukungan masyarakat, semangat gotong royong, serta sinergi yang erat antara ulama dan kepolisian menjadi fondasi penting untuk menghadirkan Jombang sebagai tuan rumah yang aman, ramah, dan berkeadaban. Di titik itulah ajakan Gus Amak dan pendekatan humanis Polres Jombang menemukan maknanya: menjaga Jombang adalah menjaga rumah bersama.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here