Gunakan Mekanisme Formatur, Gus Farid Al Farisi Berpeluang Kuat Nahkodai DPC PPP Jombang

0
5 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jombang resmi menempuh jalur musyawarah dalam menentukan nakhoda baru. Melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab), partai berlambang Ka’bah ini memperkenalkan mekanisme regenerasi yang lebih mengedepankan mufakat.

Berbeda dengan sistem pemilihan langsung yang kerap memicu polarisasi, forum Muscab PPP Jombang kali ini sepakat membentuk tim formatur. Tim inilah yang nantinya memiliki mandat penuh untuk merancang struktur kepengurusan partai untuk periode lima tahun ke depan.

Perhelatan yang berlangsung di Hotel Yusro Jombang pada Minggu (26/4/2026) lalu tersebut menjadi panggung konsolidasi bagi seluruh kader. Agenda ini menjadi titik awal peneguhan arah organisasi dalam menghadapi dinamika politik di tingkat daerah yang semakin kompetitif.

Seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) yang hadir dalam forum tersebut sepakat mengusulkan lima nama untuk masuk ke dalam jajaran tim formatur. Kelima tokoh ini dianggap sebagai representasi terbaik dari berbagai unsur di internal partai.

Adapun nama-nama yang ditetapkan adalah Farid Al Farisi dari unsur DPC, serta empat tokoh dari unsur PAC yakni Salam, Adi Purwanto dari Kesamben, Mbah Buang Kurniawan, dan Agus Subekti. Mereka memikul tanggung jawab besar bagi masa depan partai.

Salah satu anggota formatur terpilih, Gus Farid Al Farisi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepercayaan para kader. Ia memandang mandat tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus beban moral yang harus dipertanggungjawabkan secara organisasi.

“Alhamdulillah. Mohon doa restunya atas amanah sebagai tim formatur PPP Jombang ini,” ujar Gus Farid dikutip Telusur.id, Selasa (28/4/2026).

Gus Farid, yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Ketua OKK 2 PPP Jombang, menekankan bahwa tim formatur akan bekerja sangat serius. Menurutnya, keputusan yang diambil tim ini akan sangat menentukan wajah PPP selama lima tahun mendatang.

Ia menegaskan bahwa amanah ini harus dijaga dan dijalankan sebaik mungkin demi kepentingan partai yang lebih besar. Baginya, menyusun struktur bukan sekadar menaruh nama, melainkan membangun pondasi keberlangsungan ideologi partai.

Sementara itu, Adi Purwanto, Ketua PAC PPP Kesamben yang juga masuk dalam tim formatur, menjelaskan mengenai tenggat waktu kerja tim. Mereka dibatasi oleh durasi yang cukup ketat untuk menghasilkan kesepakatan struktur kepengurusan.

“Kami sebagai tim formatur diberi waktu selama tujuh hari ke depan untuk menyusun komposisi kepengurusan DPC PPP Jombang,” ungkap Adi dengan penuh optimisme.

Setelah struktur lengkap terbentuk, hasilnya tidak langsung ditetapkan secara mandiri oleh daerah. Komposisi tersebut nantinya akan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP untuk mendapatkan peninjauan dan pengesahan resmi sesuai AD/ART.

Adi Purwanto juga berharap proses penyusunan struktur ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia menegaskan pentingnya prinsip keadilan dalam menempatkan kader-kader terbaik partai di pos-pos strategis.

“Mohon doa restunya agar kami bisa menyusun sebijak mungkin struktur kepengurusan yang mengayomi, menjaga persatuan, serta kolaboratif,” tuturnya menambahkan.

Pihaknya memastikan bahwa tim formatur akan mendengarkan seluruh aspirasi, baik dari level PAC hingga badan otonom (Banom). Langkah ini dilakukan agar struktur yang lahir benar-benar mencerminkan keinginan kolektif para kader di bawah.

Banyak pihak menilai Gus Farid Al Farisi merupakan figur yang paling mumpuni untuk memimpin PPP Jombang. Dukungan mengalir deras agar mantan Wakil Ketua DPRD Jombang periode 2019-2024 tersebut bersedia melanjutkan estafet kepemimpinan.

Bukan tanpa alasan, rekam jejak Gus Farid di dunia politik dan organisasi kepemudaan tergolong sangat matang. Selain berpengalaman di legislatif, ia merupakan kader militan Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang memiliki basis massa luas.

Pengalaman Gus Farid dalam memimpin organisasi besar juga teruji saat ia dipercaya menjabat sebagai Ketua KNPI Jombang selama dua periode. Profil kepemimpinan yang muda dan enerjik ini diharapkan mampu membawa PPP Jombang kembali berjaya di masa depan.

Tinggalkan Balasan