Peduli Warga, Babinsa Sertu Tri Maryono Turun Langsung Tangani Kebakaran Lahan Tebu di Andong

Bagikan :

BOYOLALI, TelusuR.ID — Kepedulian terhadap warga ditunjukkan Babinsa Koramil 15/Andong Kodim 0724/Boyolali, Sertu Tri Maryono, dengan turun langsung ke lokasi ketika kebakaran melanda lahan tebu di Desa Senggrong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Senin malam (31/8/2026).

Begitu menerima informasi mengenai kebakaran, Sertu Tri Maryono bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Boyolali. Ia turut berada di tengah proses penanganan untuk membantu sesuai kebutuhan di lapangan.

Kebakaran tersebut melanda sekitar 1,2 hektare lahan tebu milik warga bernama Dariyah.

Kehadiran Babinsa di lokasi menjadi bagian dari kepedulian terhadap kondisi warga di wilayah binaannya. Bagi Sertu Tri Maryono, ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian, kehadiran langsung di lapangan menjadi salah satu bentuk pengabdian.

Tidak Menunggu, Babinsa Datang Saat Warga Membutuhkan

Sertu Tri Maryono tidak sekadar menerima informasi dari kejauhan. Ia mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk membantu proses penanganan.

Bersama petugas Damkar, upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Penanganan berlangsung hingga api berhasil dipadamkan.

Keterlibatan tersebut memperlihatkan peran Babinsa sebagai bagian dari unsur kewilayahan yang dekat dengan masyarakat.

Dalam situasi seperti kebakaran, koordinasi menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan oleh pihak yang memiliki tugas dan kemampuan sesuai bidangnya. Babinsa hadir untuk membantu serta mendukung proses tersebut di wilayah binaannya.

Kepedulian Tak Berhenti pada Pemadaman

Setelah ikut dalam proses penanganan, Sertu Tri Maryono juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum api meluas,” ujarnya.

Ia mengingatkan warga agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang menggunakan api, termasuk membakar sampah maupun sisa tanaman di sekitar lahan pertanian.

Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Babinsa Hadir untuk Warga

Kehadiran Sertu Tri Maryono di lokasi kebakaran menggambarkan sisi lain dari tugas seorang Babinsa.

Di wilayah binaan, Babinsa tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat dalam kegiatan pembinaan rutin. Kehadiran di tengah warga juga dibutuhkan ketika terjadi persoalan yang memerlukan perhatian dan koordinasi.

Dalam peristiwa di Desa Senggrong, Sertu Tri Maryono menunjukkan kepedulian tersebut melalui tindakan langsung: mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan petugas Damkar dan turut membantu proses penanganan.

Kebakaran lahan tebu milik Dariyah akhirnya berhasil dipadamkan.

Tidak ada yang lebih penting dalam situasi seperti itu selain memastikan penanganan dapat dilakukan secara tepat oleh pihak terkait.

Di sinilah kepedulian Babinsa menemukan maknanya.

Bukan sekadar hadir ketika keadaan aman, tetapi bersedia datang ketika warga menghadapi kesulitan.

Sertu Tri Maryono memilih berada bersama warga dan petugas di lokasi, membantu sesuai kapasitasnya, sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Sebuah bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi dekat dengan kehidupan masyarakat di wilayah binaannya.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version