KAPUAS HULU,TelusuR.ID – Komitmen TNI menjaga kedaulatan negara dari garis terdepan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 121/Alambhana Wanawwai (ABW), Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., ke jajaran Pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Kalimantan Barat Sektor Timur Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad di Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (31/7/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda inspeksi rutin. Kehadiran Dankolakopsrem menjadi bentuk kepemimpinan yang hadir langsung di garis depan untuk memastikan setiap prajurit memiliki kesiapan operasional, dukungan logistik, serta semangat yang tetap terjaga dalam menjalankan tugas mengamankan wilayah perbatasan negara.
Brigjen TNI Purnomosidi bersama rombongan disambut Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., di Pos Komando Taktis (Kotis) Nanga Badau. Dari titik tersebut, Dankolakopsrem meninjau kondisi pangkalan, sarana dan prasarana, hingga pelaksanaan tugas pengamanan di kawasan perbatasan yang menjadi salah satu beranda terdepan Indonesia.
Peninjauan kemudian berlanjut ke Pos Gabma Nanga Badau, pos strategis yang menjadi simbol kerja sama pengamanan lintas batas antara prajurit TNI dan Tentara Darat Malaysia (TDM), serta Pos Mentari. Di setiap titik kunjungan, Brigjen TNI Purnomosidi memberikan arahan langsung kepada prajurit agar senantiasa menjaga kesiapsiagaan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat disiplin, serta mempertahankan soliditas sebagai modal utama dalam menjalankan operasi pengamanan perbatasan.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun sinergi yang baik dengan aparat negara tetangga. Menurutnya, hubungan yang profesional dan komunikasi yang efektif di kawasan perbatasan menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas dan keamanan wilayah tanpa mengurangi ketegasan TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan pola kepemimpinan TNI yang menempatkan pembinaan personel sebagai prioritas. Kehadiran pimpinan di tengah prajurit diyakini mampu meningkatkan motivasi, memperkuat rasa percaya diri, serta memastikan setiap satuan memahami arah kebijakan operasi yang harus dijalankan di lapangan.
Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Dankolakopsrem 121/ABW kepada seluruh personel yang bertugas di wilayah perbatasan.
Menurutnya, arahan dan evaluasi langsung dari pimpinan menjadi suntikan semangat bagi prajurit Nanggala Kostrad untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga keutuhan wilayah, keamanan masyarakat, dan kedaulatan Indonesia di tapal batas.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus mempertegas komitmen TNI untuk terus memastikan kesiapan personel, memperkuat sistem pertahanan wilayah perbatasan, serta menjaga stabilitas keamanan sebagai garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jika diinginkan, saya juga dapat Buatkan versi yang lebih bernuansa feature ala CNN Indonesia, dengan Buatkan versi dengan lead yang lebih kuat dan dramatis sehingga terasa lebih hidup sejak paragraf pembuka.
