Mamberamo Tengah,TelusuR.ID – Kehadiran prajurit TNI di wilayah perbatasan tidak hanya identik dengan tugas menjaga keamanan. Di Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY) juga mengambil peran dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Komitmen itu ditunjukkan melalui keikutsertaan Pos Eragayam dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Puskesmas Eragayam, Sabtu (1/8/2026). Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah distrik, dan TNI untuk menyusun langkah bersama menghadapi berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat.
Dipimpin Danpos Eragayam Letda Inf. Dodis A. Ramadhan, S.H., M.H., personel Satgas hadir tidak sekadar memenuhi undangan. Mereka ikut terlibat dalam pembahasan berbagai program prioritas, mulai dari evaluasi layanan kesehatan masyarakat, percepatan penanganan stunting, penanggulangan Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, hingga persiapan pelaksanaan Posyandu Terintegrasi.
Bagi Satgas Yonif 645/GTY, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas kewilayahan. Menjaga stabilitas keamanan, menurut mereka, harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami hadir di Distrik Eragayam bukan hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah. Kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, sekaligus membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ujar Letda Inf. Dodis.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara Satgas Pamtas dengan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat di daerah pegunungan Papua.
Diskusi yang berlangsung tidak hanya mengevaluasi capaian program, tetapi juga memetakan tantangan di lapangan serta menyusun langkah bersama agar pelayanan kesehatan semakin efektif dan menjangkau seluruh warga, terutama kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil.
Kepala Puskesmas Eragayam, Yeheskiel Endama, Amd.Kep, mengapresiasi keterlibatan aktif personel Satgas dalam berbagai program kemasyarakatan.
Menurutnya, sinergi yang terjalin selama ini memberi nilai tambah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Distrik Eragayam.
“Kami berharap kolaborasi antara Puskesmas dan Satgas Yonif 645/GTY semakin solid. Kehadiran TNI sangat membantu dalam mendukung pelayanan kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat,” ujarnya.
Di wilayah dengan tantangan geografis yang tidak ringan, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam memastikan setiap warga memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.
Karena itu, Satgas Yonif 645/GTY memandang kesehatan ibu hamil, anak-anak, dan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Melalui pendekatan humanis dan kemitraan dengan berbagai instansi, prajurit TNI berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan di Eragayam menjadi gambaran bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di tengah medan yang menantang, sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah terus dibangun agar pelayanan publik semakin kuat dan harapan masyarakat terhadap masa depan yang lebih sehat dapat terwujud.
