Tak Lagi Ballroom, Pasangan Muda Surabaya Kini Pilih Lamaran dan Nikah Intimate di Resto

Bagikan :

SURABAYA,TelusuR.ID — Ballroom hotel yang luas dan pesta pernikahan dengan ratusan tamu perlahan bukan lagi satu-satunya pilihan pasangan muda di Surabaya. Di tengah keinginan merayakan hari istimewa tanpa terlalu banyak kerepotan, konsep lamaran, akad nikah, hingga intimate wedding di restoran mulai mendapat tempat.

Bagi sebagian pasangan, pernikahan bukan lagi soal seberapa besar pesta digelar. Yang lebih penting adalah bagaimana keluarga bisa berkumpul, berbincang lebih dekat, menikmati hidangan, dan mengabadikan momen tanpa harus tersita oleh rumitnya persiapan acara.

Perubahan preferensi itu turut membuat venue restoran dan rumah makan mulai dilirik sebagai alternatif tempat menggelar acara keluarga.

Salah satu pertimbangannya adalah kepraktisan. Dalam satu lokasi, keluarga dapat memperoleh tempat acara sekaligus kebutuhan konsumsi, meja dan kursi, hingga penataan dasar. Model seperti ini dinilai dapat memangkas pekerjaan keluarga yang biasanya harus berkoordinasi dengan banyak vendor.

Faktor makanan juga menjadi daya tarik tersendiri.

Berbeda dengan venue yang fungsi utamanya bukan sebagai tempat makan, restoran sejak awal memang dibangun dengan perhatian terhadap kualitas hidangan dan pelayanan. Bagi keluarga yang mengundang kerabat dalam jumlah terbatas, pengalaman bersantap menjadi bagian penting dari keseluruhan acara.

Tren itu terlihat pada meningkatnya minat terhadap venue yang menawarkan konsep lamaran, akad nikah, maupun wedding intimate dalam suasana yang lebih santai.

Di Surabaya Selatan, salah satu venue yang menawarkan konsep tersebut adalah Resto Joss Gandos Ketintang Surabaya.

Tempat ini memiliki ruang indoor yang dapat digunakan untuk berbagai acara keluarga. Penataan dekorasi pun relatif fleksibel mengikuti konsep yang diinginkan pasangan, mulai dari nuansa sederhana hingga dekorasi yang lebih elegan.

Dokumentasi sejumlah acara yang digelar di tempat tersebut memperlihatkan penggunaan dekorasi bernuansa putih, kuning, dan hijau. Perpaduan warna itu memberikan kesan elegan, tetapi tetap mempertahankan suasana akrab yang menjadi karakter acara keluarga.

Direktur/Manager Resto Joss Gandos Ketintang Surabaya, Tuti Handayani, mengatakan perubahan selera pasangan muda cukup terasa.

Menurut dia, calon pengantin dan keluarga kini tidak selalu datang dengan keinginan membuat pesta besar. Sebagian justru mencari tempat yang mampu membuat keluarga dan tamu merasa nyaman selama acara berlangsung.

“Kami melihat banyak pasangan muda dan keluarga lebih menyukai acara yang hangat, praktis, dan tidak terlalu formal. Karena itu kami berusaha menghadirkan suasana yang nyaman, makanan yang baik, serta pelayanan yang membantu keluarga menikmati momen spesial tanpa terlalu banyak kerepotan,” ujar Tuti.

Menurut Tuti, konsep intimate wedding dan lamaran keluarga berpeluang tetap diminati karena memberikan kesempatan lebih besar bagi pasangan untuk berinteraksi dengan orang-orang terdekat.

Dalam pesta berukuran lebih kecil, pasangan tidak sekadar berdiri di pelaminan dan menyapa tamu. Mereka memiliki lebih banyak ruang untuk berbincang dengan orang tua, saudara, sahabat, maupun kerabat yang hadir.

Selain suasana, lokasi juga menjadi pertimbangan.

Resto Joss Gandos Ketintang berada di kawasan Surabaya Selatan dan dapat dijangkau dari sejumlah wilayah Surabaya serta kawasan sekitarnya. Akses yang relatif mudah menjadi salah satu faktor yang dapat dipertimbangkan keluarga ketika melakukan survei venue.

Fenomena tersebut memperlihatkan perubahan cara pasangan muda memaknai sebuah perayaan.

Kemewahan perlahan tidak lagi selalu diterjemahkan melalui ballroom besar, dekorasi megah, atau jumlah tamu yang mencapai ratusan orang. Bagi sebagian pasangan, kemewahan justru hadir dalam bentuk yang lebih sederhana: keluarga berkumpul, makanan tersaji dengan baik, suasana nyaman, dan setiap orang memiliki waktu untuk menikmati momen.

Pada akhirnya, ukuran pesta bukan satu-satunya ukuran sebuah perayaan dianggap berkesan.

Bagi pasangan yang memilih konsep intimate, justru kedekatan dengan orang-orang terdekat itulah yang ingin mereka bawa pulang sebagai kenangan dari hari istimewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version