Sambut HUT RI ke-81, Satgas Yonif 645/GTY dan Warga Kurima Bersatu Bersihkan Kampung Obolma

Bagikan :

Yahukimo,TelusuR.ID – Semangat gotong royong mewarnai Kampung Obolma, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (5/8/2026). Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY) Pos Kurima turun langsung bergabung dengan warga dan aparat distrik melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak pagi, personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan halaman Kantor Distrik Kurima, saluran drainase, hingga lapangan yang akan digunakan untuk pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan eratnya hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan.

Bagi masyarakat Kurima, kerja bakti bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan. Tradisi gotong royong telah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari membuka lahan pertanian, membangun rumah, memperbaiki fasilitas umum, hingga mendirikan tempat ibadah. Kehadiran Satgas Yonif 645/GTY dalam kegiatan itu menjadi bentuk nyata dukungan terhadap budaya lokal yang terus dijaga masyarakat.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kerja bakti juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 645/GTY, Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara, S.M., menegaskan bahwa keterlibatan prajurit TNI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti yang melibatkan masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan seperti ini, kami ingin terus memperkuat semangat persatuan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, kuat, dan berdaulat,” ujar Dansatgas.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas di wilayah Papua tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang harmonis, saling percaya, dan saling mendukung dengan masyarakat setempat.

Apresiasi juga datang dari tokoh pemuda Distrik Kurima. Ia mengaku kehadiran Satgas Yonif 645/GTY selama ini tidak hanya membantu menjaga keamanan, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan dan berkat kepada seluruh prajurit yang bertugas di tanah Papua,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sederhana seperti kerja bakti, Satgas Yonif 645/GTY terus menunjukkan bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, memperkuat semangat gotong royong, dan menumbuhkan rasa persaudaraan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan, menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di Distrik Kurima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version