Gunungsitoli,TelusuR.ID – Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Sowu di Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, memasuki tahap akhir. Hingga Rabu (22/7/2026), progres pengerjaan telah mencapai 94 persen. Infrastruktur yang dibangun melalui program Bakti TNI untuk Rakyat ini diproyeksikan segera dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses yang lebih aman sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Jembatan sepanjang 100 meter yang membentang di atas Sungai Sowu itu menggantikan jembatan lama yang mengalami kerusakan akibat faktor usia dan dinilai tidak lagi layak digunakan. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program yang diprakarsai Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kualitas infrastruktur di daerah.
Keberadaan jembatan baru diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas warga. Selain mempermudah akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat layanan publik, jembatan ini juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Gunungsitoli Utara.
Saat ini, personel Satgas tengah menyelesaikan pekerjaan akhir berupa pengecatan papan lantai dan pagar jembatan. Tahapan finishing tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan standar kualitas konstruksi dan keselamatan kerja agar jembatan siap digunakan dalam jangka panjang.
Pembangunan melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yon TP 903/Baluseda, Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, serta Yonzipur I/DD yang bekerja bersama masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi cerminan pendekatan TNI yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui kerja bersama di lapangan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan capaian pembangunan yang telah menyentuh angka 94 persen menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bakti TNI untuk Rakyat bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun harapan bagi masyarakat. Dengan progres yang kini mencapai 94 persen, kami optimistis jembatan ini segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan warga untuk memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” ujar Kolonel Inf Sandy.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari sinergi antara prajurit TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut mempercepat penyelesaian proyek sekaligus mempertegas peran TNI sebagai mitra pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Dengan penyelesaian yang tinggal menyisakan tahap akhir, Jembatan Gantung Sungai Sowu diharapkan segera menjadi urat nadi baru bagi aktivitas masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.
Sumber: Pendam I/BB
