Fish Info Jatim Masuk Finalis Top Inovasi Kovablik Jawa Timur 2022

Bagikan :

SURABAYA, TelusuR.ID   –   Berangkat dari situasi bahwa sektor kelautan dan perikanan Provinsi Jawa Timur belum memiliki desain informasi tentang data harga dan ketersediaan ikan yang bersifat terpusat, terhimpun, terorganisir dengan baik, dan bahkan jauh dari kata up to date, dimana hal itu berakibat tidak maksimal bagi penyebaran informasi kepada masyarakat luas.

Disisi lain, akses pasar pelaku usaha masih terbatas pada tertentu dengan sistem pemasaran manual (belum terdigitalisasi). Rilis data oleh Kementerian Koperasi dan UMKM menyebutkan, dari 65 juta lebih UMKM yang terdata, baru 17,25 juta atau 26,5% yang terhubung dalam ekositem digital.

Bacaan Lainnya

Angka ini tentu perlu ditingkatkan seiring menguatnya perkembangan akses belanja secara digital. Pentingnya data bagi government system di sektor kelautan dan perikanan, mengharuskan tersedianya data harga dan ketersediaan ikan secara kompatible.

Data ini bisa menjadi dasar pengambilan strategi dan kebijakan yang tepat terkait manajemen perikanan. Mulai dari hulu berupa ketersediaan ikan (perikanan tangkap dan budidaya), sampai dengan hilir (pengolahan dan pemasaran), termasuk stabilitas harga ikan yang saling berhubungan.

Karenanya diperlukan tools untuk evaluasi dalam upaya pencegahan inflasi daerah khususnya di komoditas perikanan. Pada tahun 2018 Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Jawa Timur meluncurkan aplikasi Fish Info Jatim untuk segmentasi layanan website dan android.

Luncuran aplikasi dimaksudkan untuk menghimpun dan menyebarluaskan data harga dan ketersediaan ikan di sentra hasil kelautan dan perikanan di Jawa Timur. Pada perjalananya, aplikasi ini terus dikembangkan dari tahun ke tahun. Dimana sejak pembentukan tahun 2018 hingga tahun 2021, banyak menu yang berhasil dipoles.

Terutama terkait informasi data harga dan ketersediaan ikan baik berupa table maupun grafis, juga e-katalog produk, yang lebih berperan sebagai penghubung pemasaran produk kelautan dan perikanan dengan market place seperti shoope, bibli.com, Tokopedia, bukalapak, dan Lazada.

Aplikasi ini sekaligus juga bernilai sebagai wahana pelatihan pemasaran UKM kelautan dan perikanan Go-online. Pada tahun ini, fokus pengembangan dititikberatkan pada menu fish cold yang berfungsi sebagai instrumen penyebaran data cold storage di Jawa Timur.

Hasilnya, aplikasi Fish Info Jatim berhasil masuk Top 45 finalis kovablik Jawa Timur tahun 2022 untuk kategori umum. Kegiatan dilaksanakan Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jatim mewakili inovasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur di tingkat provinsi. Bersama ke-45 inovasi lainnya, Fish Info turut dipersembahkan dalam kegiatan ini.

Masuknya Fish Info Jatim dalam Top Inovasi Kovablik Jatim, diharapkan mampu memberikan sumbangsih besar terhadap penyebarluasan informasi dan pendulangan nilai manfaat ke berbagai level segmentasi. Baik masyarakat umum, pelaku usaha kelautan dan perikanan, juga UKM pengolah dan pemasar produk kelautan dan perikanan.

Tidak hanya itu, Fish Info Jatim juga bernilai penting bagi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, termasuk pihak akademisi, sebagai referensi alternatif untuk pengambilan keputusan dan kebijakan. Pada akhirnya, Fish Info Jatim diharapkan mampu memberikan manfaat secara luas dalam menunjang perekonomian di sektor kelautan dan perikanan. (*

Tinggalkan Balasan