Jardy Group Perluas Ekosistem Bisnis, Bidik Pasar Umrah Lansia hingga Perdagangan Emas

Bagikan :

BEKASI, TelusuR.ID — Jardy Group terus memperluas pijakan bisnisnya di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis. Berangkat dari usaha yang dibangun secara bertahap, perusahaan kini mulai mengembangkan ekosistem bisnis dengan masuk ke sejumlah sektor baru.

Ekspansi tersebut ditandai dengan peluncuran dua lini usaha baru, Jardy Mart dan Jardy Event, dalam acara Jardy Gala Dinner 2026 yang digelar di Hotel Grand Travello, Kota Bekasi, Minggu (30/8/2026) malam.

Lebih dari 250 tamu hadir dalam agenda tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mitra bisnis, komisaris badan usaha milik negara (BUMN), hingga staf khusus kementerian.

Kehadiran para pemangku kepentingan itu sekaligus menjadi penanda bahwa Jardy Group tidak lagi sekadar mengembangkan satu lini usaha, tetapi mulai membangun jaringan bisnis yang saling terhubung.

Dua unit baru tersebut melengkapi sejumlah usaha yang telah berjalan sebelumnya, yakni Jardy Travel, Jardy Bisnis Internasional, serta Yayasan Jardy Bangun Teknologi.

Co-Founder Jardy Group, Dicky Taufik Gustiawan, mengatakan ekspansi perusahaan tidak dilakukan dengan mengejar pertumbuhan secara serampangan. Setiap langkah, menurut dia, tetap didasarkan pada perhitungan risiko dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.

“Jardy dibangun dari langkah-langkah sederhana yang kemudian berkembang melalui inovasi dan keberanian mengambil keputusan secara terukur,” ujar Dicky di Bekasi, Minggu (30/8).

Bagi Jardy Group, pertumbuhan bisnis tidak hanya diukur dari bertambahnya unit usaha. Perusahaan juga ingin membangun ekosistem yang memungkinkan setiap lini bisnis saling menopang dan menciptakan nilai baru.

Karena itu, setelah memperluas sektor ritel melalui Jardy Mart dan jasa penyelenggaraan acara melalui Jardy Event, perusahaan juga menyiapkan ekspansi ke sektor perdagangan logam mulia.

Unit tersebut akan dikembangkan dengan nama Jardy Emas dan direncanakan meluncur secara bertahap.

Langkah ini memperlihatkan upaya Jardy Group untuk menangkap peluang di berbagai sektor, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber bisnis.

Bidik Jemaah Lansia

Di sektor perjalanan ibadah, inovasi justru diarahkan pada kebutuhan yang lebih spesifik dan menyentuh persoalan keluarga.

Jardy Travel tengah menyiapkan paket umrah yang memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia). Mulai Oktober 2026, perusahaan akan memfinalisasi paket umrah dengan fasilitas pendampingan medis langsung oleh dokter.

Direktur Utama Jardy Travel, Kuldip Singh, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk memberikan rasa aman kepada jemaah sekaligus menjawab kekhawatiran keluarga yang melepas orang tua atau anggota keluarganya beribadah ke Tanah Suci.

“Ini langkah strategis memberikan rasa aman sekaligus menjawab kecemasan keluarga terkait kondisi kesehatan jemaah lansia selama di Tanah Suci,” kata Kuldip.

Menurut dia, perjalanan umrah bagi lansia memiliki tantangan tersendiri. Faktor usia dan kondisi kesehatan membuat sebagian keluarga membutuhkan kepastian bahwa jemaah mendapatkan perhatian apabila menghadapi persoalan kesehatan selama perjalanan.

Kehadiran dokter dalam layanan tersebut diharapkan menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan itu.

Jardy Travel juga tidak berhenti pada inovasi layanan. Perusahaan mulai memperluas jangkauan operasional ke sejumlah daerah di luar basis pasar utamanya.

Setelah memiliki basis jemaah di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan, Jardy Travel kini memperkuat penetrasi regional dengan membuka kantor cabang operasional di Garut, Jawa Barat, dan Bone, Sulawesi Selatan.

Ekspansi tersebut sekaligus menunjukkan strategi perusahaan untuk mendekatkan layanan kepada calon jemaah di daerah.

Dengan pendekatan tersebut, Jardy Group ingin membangun pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada angka, tetapi juga memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui doktrin Bigger, Better and Meaningful (BBM) dan slogan Satu Perjalanan, Tumbuh Bersama, perusahaan menempatkan efisiensi ekosistem dan keberlanjutan bisnis sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Jardy Group berharap setiap lini usaha yang dikembangkan dapat menciptakan peluang baru bagi mitra, membuka lapangan ekonomi, sekaligus memberikan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi perusahaan, ekspansi bukan semata soal memperbanyak bisnis. Lebih dari itu, pertumbuhan ingin diarahkan menjadi perjalanan bersama—antara perusahaan, mitra usaha, pekerja, dan masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistemnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version