Rakernas PDBI 2026 Ditutup: Ketua Harian Minta Rekomendasi Tak Berakhir Jadi Tumpukan Kertas

Bagikan :

JAKARTA,TelusuR.ID — Rapat Kerja Nasional Persatuan Drum Band Indonesia (PB PDBI) 2026 resmi ditutup, Jumat (14/8/2026). Namun, penutupan forum dua hari itu bukan akhir dari pekerjaan organisasi. Justru setelah rekomendasi disepakati, tantangan sebenarnya dimulai: memastikan setiap keputusan benar-benar dijalankan.

Pesan itu mengemuka dalam penutupan Rakernas PB PDBI 2026 di Rhodium Ballroom, Hotel Grand Platinum, Jakarta.

Ketua Harian PB PDBI, Brigjen TNI Purn. Panca Iswandaru, S.E., MBA, hadir dalam penutupan didampingi Sekjen PB PDBI sekaligus Ketua Panitia Rakernas, Nolik Maryanto, M.Sc., serta Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi, Apri Sugiarto, S.E., M.M.

 

Rakernas berlangsung selama dua hari, 13–14 Agustus 2026. Forum tersebut membahas tiga agenda utama, yakni bidang organisasi, pembinaan prestasi, dan bidang umum.

Dari pembahasan itu, peserta merumuskan sejumlah rekomendasi yang akan menjadi pijakan PB PDBI dalam menjalankan program kerja ke depan.

Tetapi bagi jajaran pengurus, rekomendasi bukan sekadar produk rapat.

Ketua Rakernas PB PDBI 2026, Nolik Maryanto, menegaskan setiap keputusan yang lahir dari forum nasional tersebut harus diterjemahkan menjadi kerja nyata hingga ke tingkat daerah.

“Rakernas ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan menyamakan persepsi dalam membangun PDBI. Apa yang telah kita sepakati bersama harus dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Nolik.

Menurut dia, ukuran keberhasilan Rakernas bukan terletak pada berapa banyak keputusan yang berhasil dirumuskan, melainkan sejauh mana keputusan tersebut mampu menghasilkan perubahan dalam organisasi dan pembinaan atlet.

Karena itu, Nolik menilai soliditas internal, komunikasi yang terbuka, serta sinergi antara pengurus pusat dan daerah menjadi kunci agar program pembinaan tidak berhenti di atas meja rapat.

“Yang paling penting setelah Rakernas adalah tindak lanjut. Kita harus memastikan rekomendasi yang sudah disepakati benar-benar menjadi program kerja dan memberikan dampak bagi organisasi maupun prestasi atlet,” katanya.

Rakernas PB PDBI 2026 sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan arah gerak organisasi di tengah kebutuhan memperkuat pembinaan drum band secara berkelanjutan.

Pengurus pusat dan daerah kini dituntut tidak hanya solid secara struktural, tetapi juga mampu membangun sistem pembinaan yang lebih terarah, konsisten, dan berorientasi prestasi.

Dengan berakhirnya Rakernas, pekerjaan PDBI justru memasuki tahap yang lebih menentukan. Seluruh rekomendasi yang telah disepakati bersama harus segera diterjemahkan menjadi langkah konkret.

Target akhirnya bukan sekadar organisasi yang semakin tertata, tetapi lahirnya pembinaan yang mampu mengantar atlet drum band Indonesia berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Rakernas telah ditutup. Kini giliran kerja nyata yang berbicara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version