Gereja di Jombang Buka Rumah Singgah Gratis untuk Peserta Muktamar NU ke-35

Bagikan :

JOMBANG,TelusuR.ID — Semangat menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tak hanya datang dari kalangan pesantren dan warga Nahdliyin. Sejumlah gereja di Kabupaten Jombang ikut membuka pintu bagi para peserta dan penggembira yang datang dari luar daerah.

Melalui kolaborasi Jaringan NU Kultural (JANUR) Jombang bersama GKJW Jombang, GKI Jombang, dan Badan Kerja Sama Antar Gereja (BAMAG) Jombang, tiga rumah singgah disiapkan secara gratis selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Pesantren Tambakberas.

Informasi tersebut disampaikan Aan Anshori melalui pesan WhatsApp pada Senin (17/8/2026).

“Siapa tahu ada yang berminat. Gratis,” tulis Aan.

Inisiatif ini menjadi bentuk kontribusi komunitas gereja di Jombang untuk ikut menyukseskan perhelatan besar NU. Rumah singgah tersebut terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat baik untuk hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian Muktamar, tanpa membedakan latar belakang.

Ada tiga lokasi yang disiapkan.

Pertama, Guest House GKJW Jombang di Jalan Adityawarman 1, Jombang, dengan kapasitas sekitar 10 orang. Lokasinya berada di sebelah barat Pasar Pon, sekitar 4–5 kilometer dari Pesantren Tambakberas, serta berjarak sekitar 500 meter dari Alun-alun Jombang dan Stasiun Jombang.

Reservasi dapat menghubungi Kung Sholeh di 0857-3735-0668.

Kedua, Guest House Pastori GKI Jombang di Jalan Tugu Gang III, belakang RSIA Muslimat Jombang. Rumah singgah ini memiliki kapasitas empat orang dan berada di kawasan tengah kota, sekitar tiga kilometer dari lokasi Muktamar.

Narahubung: Pdt. Diah K. Nuraini di 0813-3529-9815.

Ketiga, Guest House BAMAG Jombang yang berada di Dusun Weru, Mojongapit, dengan kapasitas hingga 20 orang. Lokasinya relatif dekat dengan arena Muktamar, sekitar satu kilometer.

Narahubung: Pdt. Kristian Muskanan di 0851-0242-2548.

Ketiga lokasi tersebut juga memiliki akses yang cukup mudah menuju transportasi online maupun angkutan umum. Di sekitarnya tersedia pertokoan, tempat kuliner, masjid, dan mushala sehingga kebutuhan para tamu selama menginap relatif mudah dipenuhi.

Yang menarik, fasilitas tersebut secara khusus diperuntukkan bagi para aktivis, jurnalis, peneliti, akademisi maupun penggembira Muktamar dari luar Jombang yang masih kesulitan mendapatkan tempat menginap.

Tak ada biaya yang dibebankan.

Bagi calon tamu yang ingin menggunakan rumah singgah, reservasi dapat dilakukan langsung melalui narahubung masing-masing lokasi. Jika mengalami kendala, koordinasi juga dapat dilakukan dengan Aan Anshori dari JANUR Jombang di 0896-7159-7374.

Di tengah persiapan Muktamar NU ke-35 yang diperkirakan akan mempertemukan banyak orang dari berbagai daerah dan latar belakang, langkah tersebut menjadi pesan sederhana bahwa keramahan tidak selalu lahir dari kesamaan identitas.

Di Jombang, pintu rumah dibuka untuk siapa saja.

Jombang, Kota Santri, Kota Toleransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version