Geger! Mayat Perempuan Misterius Mengapung di Sungai Brantas Jombang, Polisi Buru Identitas Korban

Bagikan :

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Brantas Jombang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

JOMBANG,TelusuR.ID – Warga Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang mengapung di tepian Sungai Brantas, Jumat (7/8/2026) pagi.

Laporan warga langsung direspons aparat kepolisian. Personel Polsek Ploso bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jombang mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah, serta mengumpulkan sejumlah petunjuk awal.

Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairuddin, membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan tersebut. Menurut dia, polisi bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat guna memastikan proses identifikasi dan penyelidikan berjalan sesuai prosedur.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, identitas korban masih belum diketahui. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis,” ujar Achmad.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun. Saat ditemukan, jenazah masih mengenakan pakaian lengkap dan masih memakai sepasang anting di kedua telinganya. Fakta tersebut menjadi salah satu data yang dicatat penyidik dalam upaya mengungkap identitas korban.

Korban diketahui mengenakan kaus bergambar Hello Kitty dipadukan dengan celana bermotif bunga berwarna dominan hijau kebiruan. Seluruh barang yang melekat pada tubuh korban telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Petugas menduga jenazah telah berada di aliran Sungai Brantas selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan warga. Kondisi tersebut juga menyulitkan proses identifikasi, termasuk pemeriksaan sidik jari menggunakan perangkat Mobile Automated Multi Biometric Identification System (MAMBIS).

Polisi juga memastikan tidak menemukan indikasi awal adanya luka akibat kekerasan pada pemeriksaan luar di lokasi. Meski demikian, penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil visum et repertum.

Informasi dari warga menyebutkan jasad korban sempat terlihat mengapung di sekitar lokasi sejak sehari sebelumnya. Namun laporan resmi baru diterima kepolisian pada Jumat pagi sehingga proses evakuasi langsung dilakukan.

Usai dievakuasi, jenazah dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Hasil visum diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap penyebab kematian sekaligus mempercepat proses identifikasi korban.

Hingga Jumat sore, polisi masih menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang memiliki ciri-ciri serupa. Aparat juga meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan berusia sekitar 50 tahun agar segera menghubungi Polsek Ploso maupun Polres Jombang.

Penyelidikan atas temuan mayat tersebut masih terus berlangsung. Polisi menyatakan akan mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.

Jika diinginkan, Ubah naskah ini menjadi versi feature kriminal ala CNN Indonesia dengan pembuka yang lebih dramatis, narasi lebih kuat, dan kutipan narasumber ditempatkan sebagai penguat alur berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version