SOLO,TelusuR.ID – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan kulit dan kualitas hidup di usia dewasa terus mengalami peningkatan. Jika dahulu perawatan estetika identik dengan memperbaiki penampilan, kini semakin banyak orang mulai memandangnya sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Perubahan cara pandang itu turut mendorong berkembangnya konsep healthy aging, yakni pendekatan yang menempatkan proses penuaan sebagai sesuatu yang alami, tetapi tetap dapat dijalani dengan tubuh yang sehat, kulit yang terawat, dan kualitas hidup yang optimal.
Di Solo, salah satu dokter yang aktif mengampanyekan pemahaman tersebut adalah dr. Neissa Sinaputri, Dipl. AAAM. Sebagai Founder sekaligus Medical Director The Skinbars, ia menekankan bahwa anti-aging bukan sekadar tentang tampil lebih muda, melainkan bagaimana seseorang tetap sehat dan percaya diri dalam setiap fase kehidupannya.
“Menua adalah proses yang pasti terjadi. Yang menjadi fokus kami bukan menghentikan penuaan, melainkan membantu setiap orang menjalani proses itu dengan kondisi kulit dan tubuh yang tetap sehat melalui pendekatan medis yang aman serta berbasis bukti ilmiah,” ujar dr. Neissa.
Dari Tren Estetika Menuju Gaya Hidup Sehat
Menurut dr. Neissa, meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan kulit merupakan perkembangan yang positif. Namun, di sisi lain, masih terdapat anggapan bahwa anti-aging hanya berkaitan dengan tindakan estetika atau prosedur kosmetik.
Padahal, ilmu kedokteran modern memandang anti-aging sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan jangka panjang. Perawatan kulit menjadi salah satu aspek yang berjalan beriringan dengan pola makan seimbang, kualitas tidur yang baik, pengelolaan stres, aktivitas fisik, hingga perlindungan terhadap paparan sinar matahari.
Karena itu, setiap pasien memerlukan evaluasi medis terlebih dahulu agar terapi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.
“Setiap orang memiliki karakteristik kulit, gaya hidup, dan kondisi kesehatan yang berbeda. Pendekatan yang personal menjadi kunci agar hasil terapi tidak hanya optimal, tetapi juga aman,” jelasnya.
Mengedepankan Pencegahan daripada Perbaikan
Salah satu pesan yang terus disampaikan dr. Neissa kepada masyarakat adalah pentingnya memulai perawatan sebelum muncul tanda-tanda penuaan yang lebih nyata.
Konsep preventive anti-aging, menurutnya, bukan berarti seseorang harus menjalani berbagai prosedur sejak usia muda. Yang lebih utama adalah membangun kebiasaan sehat yang mampu menjaga kualitas kulit dan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Mulai dari penggunaan tabir surya setiap hari, menjaga asupan nutrisi, memenuhi kebutuhan tidur, hingga melakukan konsultasi medis secara berkala merupakan langkah-langkah sederhana yang memberikan manfaat besar di kemudian hari.
“Pencegahan hampir selalu menjadi investasi yang lebih baik dibandingkan memperbaiki kondisi yang sudah berkembang,” katanya.
Teknologi Berkembang, Keputusan Medis Tetap Menjadi Prioritas
Perkembangan teknologi di bidang aesthetic medicine menghadirkan semakin banyak pilihan terapi. Berbagai perangkat modern mampu membantu dokter memberikan tindakan yang lebih presisi dan minim waktu pemulihan.
Namun, dr. Neissa mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi tidak dapat menggantikan pentingnya diagnosis dan pertimbangan klinis.
Baginya, teknologi hanyalah sarana. Faktor yang paling menentukan tetap berada pada kemampuan dokter dalam memahami kondisi pasien secara menyeluruh sebelum menentukan terapi yang tepat.
“Teknologi akan memberikan manfaat maksimal apabila digunakan berdasarkan indikasi medis yang benar. Karena itu, setiap tindakan harus diawali dengan evaluasi yang komprehensif, bukan sekadar mengikuti tren,” ujarnya.
Edukasi Menjadi Bagian dari Komitmen Pelayanan
Selain memberikan layanan medis, dr. Neissa juga aktif membagikan edukasi mengenai kesehatan kulit, healthy aging, dan anti-aging berbasis sains melalui berbagai platform komunikasi.
Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh informasi yang akurat agar mampu membedakan antara tren yang sedang populer dengan tindakan yang memang memiliki dasar ilmiah.
Ia meyakini, edukasi merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan karena keputusan terbaik selalu lahir dari pemahaman yang benar.
“Harapan kami sederhana, semakin banyak masyarakat memahami bahwa merawat diri bukan semata demi penampilan. Healthy aging adalah investasi untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas hidup, sekaligus mempertahankan rasa percaya diri di setiap tahap usia,” tuturnya.
Tentang dr. Neissa Sinaputri
dr. Neissa Sinaputri, Dipl. AAAM merupakan Founder dan Medical Director The Skinbars, klinik yang berfokus pada layanan aesthetic medicine dan anti-aging. Melalui pendekatan yang mengutamakan sains, personalisasi terapi, serta edukasi berkelanjutan, ia bersama tim menghadirkan layanan yang menempatkan keselamatan pasien, kesehatan kulit, dan kualitas hidup sebagai prioritas utama.
Di tengah berkembangnya industri estetika di Indonesia, pendekatan tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama anti-aging bukanlah melawan usia, melainkan membantu setiap orang menjalani proses penuaan dengan lebih sehat, nyaman, dan penuh percaya diri.
