Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Babinsa Jatisrono Bongkar Cara TNI Tanamkan Disiplin ke Pelajar

Bagikan :

WONOGIRI,TelusuR.ID — Mata para pelajar SMP Negeri 3 Jatisrono tertuju pada satu hal: gerakan yang harus dilakukan serempak. Satu langkah meleset, barisan berubah. Satu aba-aba tak diikuti, kekompakan pun goyah.

Di halaman sekolah itu, Minggu (9/8/2026), suasana belajar sejenak bergeser. Tak ada papan tulis atau buku pelajaran. Para siswa justru berhadapan dengan latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipandu personel TNI dari Koramil 14/Jatisrono, Kodim 0728/Wonogiri.

Peltu Ariyanto dan Sertu Agus Guridno tidak sekadar mengajarkan bagaimana berdiri tegak, melangkah, atau mengikuti aba-aba. Di balik gerakan yang terlihat sederhana itu, mereka menyisipkan pesan tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan wawasan kebangsaan.

Para siswa mengikuti setiap instruksi dengan penuh konsentrasi. Gerakan demi gerakan dipraktikkan bersama. Dari latihan tersebut, mereka belajar bahwa sebuah barisan tidak akan rapi jika setiap orang berjalan dengan kemauannya sendiri.

Disiplin, dalam konteks itu, bukan sekadar soal mematuhi perintah. Ia juga tentang belajar menghargai aturan dan memahami peran dalam sebuah kelompok.

Selain PBB, para pelajar mendapat pembekalan wawasan kebangsaan. Materi tersebut diarahkan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus membangun karakter generasi muda agar memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.

Peltu Ariyanto dan Sertu Agus Guridno memberikan contoh langsung gerakan dasar PBB sebelum kemudian diikuti para siswa. Kesalahan gerakan diperbaiki, aba-aba diulang, hingga seluruh peserta mampu mengikuti latihan secara tertib.

Bagi TNI, ruang sekolah bukan hanya tempat belajar akademik. Lingkungan pendidikan juga menjadi ruang penting untuk membangun karakter anak-anak yang kelak akan menjadi bagian dari masyarakat.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan sisi lain hubungan TNI dengan masyarakat. Babinsa tidak hanya hadir ketika ada persoalan keamanan, tetapi juga ikut masuk ke ruang-ruang sosial tempat generasi muda tumbuh dan belajar.

Dari halaman sekolah itu, pesan yang dibawa sederhana: generasi yang kuat tidak hanya dibentuk oleh kecerdasan, tetapi juga oleh disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan rasa cinta terhadap tanah air.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Koramil 14/Jatisrono berharap pembekalan tersebut dapat menjadi bagian dari proses membentuk pelajar yang tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat kebangsaan.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version