JOMBANG,TelusuR.id — Kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, mulai berubah wajah. Tenda-tenda berukuran besar berdiri di sejumlah titik, sementara pekerja dan panitia masih berjibaku menyelesaikan berbagai persiapan menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Dari arena utama hingga kawasan sekitar pesantren, aktivitas persiapan berlangsung hampir tanpa jeda. Panitia lokal (Panlok) menyebut kesiapan fisik lokasi Muktamar kini telah mencapai sekitar 80 persen.
Ketua Panlok Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan sebagian besar pekerjaan utama telah selesai. Sejumlah tenda utama, termasuk tenda roder yang disiapkan untuk seremoni pembukaan, telah berdiri.
Tenda berukuran besar lainnya juga mulai memenuhi kawasan arena. Nantinya, fasilitas tersebut digunakan untuk berbagai agenda persidangan dan kegiatan organisasi selama Muktamar berlangsung.
“Secara fisik 80 persen. Tinggal 20 persen finishing untuk penataan interior dalam,” kata Gus Rozaq kepada Tambakberas.id, Rabu (19/8/2026).
Menurut dia, pekerjaan kini memasuki tahap akhir. Panitia mulai memusatkan perhatian pada interior, perabotan, serta berbagai fasilitas yang akan menunjang kenyamanan peserta dan tamu undangan.
Salah satu pekerjaan yang tengah dikebut adalah pemasangan sekitar 200 unit pendingin ruangan atau AC di area tenda utama. Fasilitas tersebut dipersiapkan mengingat aktivitas di dalam tenda akan berlangsung dengan intensitas tinggi selama Muktamar.
Panitia menargetkan seluruh sarana dan prasarana dapat dituntaskan dalam beberapa hari ke depan. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, setiap detail mulai dari tata ruang hingga fasilitas pendukung menjadi perhatian.
Namun, persiapan Muktamar tidak hanya berlangsung di arena persidangan.
Di sekitar kawasan PPBU Tambakberas, denyut ekonomi warga juga mulai terasa. Panitia menyiapkan UMKM Expo dan bazar yang akan menjadi salah satu wajah lain dari perhelatan Muktamar ke-35 NU.
Sebanyak sekitar 1.300 tenan disiapkan untuk menampung pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga penjual berbagai cendera mata dan pernak-pernik khas Muktamar.
UMKM Expo dan bazar tersebut dijadwalkan mulai dibuka untuk masyarakat pada Kamis (20/8/2026).
“UMKM Expo dan bazar kita siapkan kurang lebih 1.300 tenan. Lokasinya mulai dari Gang 4, Gang 5, kemudian membentang ke arah timur sampai dekat parkir peserta Muktamar,” ujar Gus Rozaq.
Bagi warga, ribuan lapak tersebut bukan sekadar pelengkap sebuah agenda besar. Kehadiran ribuan muktamirin dan pengunjung diharapkan menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Kuliner, produk UMKM, hingga berbagai pernak-pernik Muktamar diproyeksikan menjadi bagian dari geliat ekonomi selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan demikian, Muktamar ke-35 NU tidak hanya dipersiapkan sebagai forum besar organisasi. Di tengah persiapan panggung utama, ada pula harapan agar perhelatan tersebut membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Muktamar ke-35 NU di PPBU Tambakberas, Jombang, dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026. Seiring waktu pelaksanaan yang semakin dekat, kawasan Tambakberas pun perlahan berubah menjadi pusat aktivitas yang mempertemukan agenda organisasi, tradisi pesantren, dan geliat ekonomi masyarakat.
