Sragen,TelusuR.ID – Lumpur sawah tak menjadi penghalang bagi Sertu Rohmadi untuk turun langsung membantu petani. Babinsa Desa Doyong dari Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen itu ikut mencabuti bibit padi bersama warga sebagai persiapan musim tanam di lahan milik Pariyo, warga Dukuh Ngalup RT 11, Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Senin (29/6/2026).
Dengan kaki terbenam di lumpur dan tangan yang sibuk mencabuti bibit dari persemaian, Rohmadi bekerja berdampingan dengan para petani. Kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tingkat desa.
Pendampingan kepada petani, menurut Rohmadi, merupakan salah satu bentuk komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Karena itu, Babinsa tidak hanya hadir saat panen atau kegiatan seremonial, tetapi juga mendampingi petani sejak proses persemaian, penanaman, perawatan tanaman, hingga masa panen.
“Kami ingin para petani merasa didampingi. Kehadiran Babinsa di sawah merupakan bentuk kepedulian TNI untuk membantu meningkatkan hasil pertanian sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” kata Rohmadi.
Bagi petani, kehadiran Babinsa memberikan manfaat nyata. Pariyo mengaku terbantu dengan keterlibatan Rohmadi yang ikut bekerja di sawah. Menurutnya, bantuan tenaga tersebut membuat pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus membangkitkan semangat para petani.
“Babinsa hampir selalu hadir ketika kami membutuhkan bantuan. Selain mempercepat pekerjaan, kehadirannya juga membuat kami semakin bersemangat,” ujar Pariyo.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Melalui pendampingan langsung di lapangan, Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen berupaya mendorong peningkatan produksi pangan sekaligus menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
(Agus Kemplu)
