DPRD Jombang Kunker ke Sejumlah Kota di DIY dan Kalimantan, Ini yang Dibahas

DPRD Jombang Kunker ke Sejumlah Kota di DIY dan Kalimantan, Ini yang Dibahas
Bagikan :

Jombang, TelusuR.ID – Seluruh anggota DPRD Jombang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah yang sudah ditentukan pada saat rapat badan musyawarah (banmus).

Para wakil rakyat saat ini fokus pada program administrasi pemerintah desa, pengembangan pasar tradisional, infrastruktur, dan anggaran olahraga.

Komisi A DPRD melakukan kunker ke DPMK (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Bantul.

Tujuannya, mengkaji terkait adminsitrasi pemerintah desa.

”Saat ini Pemkab Jombang sudah mulai diberlakukan pembayaran nontunai untuk administrasi di pemerintah desa,” ujar Sekretaris Komisi A DPRD Jombang Kartiyono.

Dirinya menyebutkan, komisi A ingin mengetahui apa saja yang menjadi kendala pada pembayaran nontunai ini.

Terlebih lagi, pemerintah desa di Bantul dari awal tahun 2022 sudah diberlakukan pembayaran nontunai.

”Diberlakukan pembayaran nontunai ini agar lebih transparan lagi, tapi juga harus dipersiapkan untuk SDM-nya,” katanya.

Komisi B DPRD Jombang melakukan kunker ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Rombongan wakil rakyat mengkaji tentang pengembangan pasar tradisional.

”Kami melihat pembangunan pasar di Banjarmasin sangat bagus sekali,” ujar anggota Komisi B DPRD Machin.

Ia mengungkapkan, Pemkab Jombang juga harus melakukan pembenahan pasar tradisionaL sehingga masyarakat bisa nyaman belanja di pasar.

Terlebih lagi, sekarang banyak pasar yang tidak berjalan seperti Pasar Ngrawan dan Pasar Citra Niaga lantai 2.

”Hal ini harus diperhatikan pemerintah agar lebih baik lagi,” katanya.

Terlebih lagi, pemerintah berencana membangun pasar tradisional di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.

”Ini menjadi studi tiru agar pembangunan pasar ini tidak sia-sia dan nyaman untuk penjual dan pembeli,” tegasnya.

Komisi C DPRD Jombang melakukan kunjungan kerja ke Dinas PUPR Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Hal yang dibahas terkait dengan pembangunan infrastruktur berkesinambungan. Karena program di Banjarmasin sangat bagus sekali.

”Hampir di sana jalan rusak itu bisa ditangani dengan baik. Penganggarannya sangat bagus sekali,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Miftahul Huda.

Semisal, lanjut Huda, pada saat rehabilitasi jalan harus dituntaskan satu titik itu.

”Jadi, satu titik itu selesai diperbaiki agar tahun depannya lagi tidak mengerjakan pada titik yang sama,” tegasnya.

Sedangkan untuk Komisi D DPRD Jombang melakukan kunjungan ke DPRD Barito Kuala dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Hal ini khusus membahas terkait dengan penganggaran olahraga.

”Untuk anggarannya sendiri memang tidak jauh berbeda karena melihat kondisi dari APBD masing-masing daerah,” beber Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang M Syarif Hidayatullah.

Hanya saja, diharapkan di Jombang sendiri mendapat perhatian lebih untuk anggaran olahraga.

Dirinya meyakini, apabila anggaran bisa lebih baik prestasi olahraga di Jombang akan lebih baik.

”Saya yakin apabila anggarannya banyak linier dengan prestasi yang akan didapatkan,” tegasnya.

Terlebih lagi khususnya olahraga sepak bola. Sejumlah fasilitas seperti stadion dan tempat olahraga lainnya juga harus menjadi perhatian.

”Seperti stadion Merdeka itu sudah tidak layak lagi,” pungkas Syarif.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *